Sejak lama aku berdiri
Dalam sepinya rongga hati
Tak satupun guru mampu menjawab
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karna luka tersayat
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku
Hanya padaMu ku bertanya
Lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karna luka tersayat
Merana menantikan cinta dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam sabar menanti jodohku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Namun harus ku ihklaskan semua nasib cintaku...
PadaMu... hu...
Lagu ini mengisahkan bagaimana anak manusia mencari cinta dan menanti cinta.
Siapa sih yang enggak ingin dicinta kurasa gak ada. Tapi bagaimana dengan orang yang menanti cinta, menunggu cinta sejatinya datang. Mencari dan terus mencari tapi belum ketemu yang pasti mencintai. Setiap ditanya, kamu kapan???ku hanya bisa menjawab tunggu aja undangannya. Bosan juga bila ketemu kawan-kawan yang mereka ceritakan tentang anak, keluarga dan suami, ku teridiam mendengar percakapan mereka. Hani kok diam ngomong dong, mikirin apa sieh???tanya elsa kawanku yang satu ini, dia udah punya anak satu lho….
Belum lagi orang tua, yang udah kepengen nimbang cucu hehehe.banyak banget ni tuntutan, kulyah ku aja belum selesai tapi dah diamanah mencari jodoh oleh orang tua. Ku merasa umurku belum terlalu Tua, ya ialah belum tua baru 20 an lebih 2 tahun sih jadi 22 tahun. Teman ku bilang kalau perempuan lewat dari 25 tahun susah dapat jodoh, perkataan ini juga yang selalu terbayang dibenakku, aah tapi Allah maha adil kita udah berusaha tinggal Allah yang menentukan mana yang terbaik. Orang baik mah jodohnya orang baik juga hehe PD bgt aku ngerasa aku orang yang baik-baik, ya dung gak mungkin aku orang jahat-jahat.lamun udah jodoh mah egnggak baris kamana, henteu baris lumpat gunung diudag. tapi urang kudu usaha sarta berdo'a. ya usaha dan do’a telah dilakukan tinggal Allah yang menentukan.
warni
No comments:
Post a Comment