Jakarta,30 Desember 2010
Assalamu’alaikum wr….wb
Salam sayang dan salam rindu selalu untuk adik ku Adila pramustika putri sanjaya, adikku yang manis dan tentunya cantik, tapi masih kalah cantik sama kakaknya fifi.
Dil, keluarga sangat merindukkan Dila, terutama mama. Mama sangat kehilangan dila, Dila tahukan mama suka banget buat bubur ayam, bubur kan hobinya dila kalau sarapan pagi. Kata mama untuk ngilangin rindu, jadi mama tiap pagi nyediain bubur ayam. Padahal Dila kan tahu kalau kakak enggak suka makan bubur, jadi kakak terpaksa harus ngabisinnya dil, kakak kasian sama mama. Tapi sekarang rasa rindu mama sedkit terobati setelah membaca surat dari Dila. Mama sangat mengharapkan Dila segera kembali dan bisa berkumpul ditengah-tengah keluarga. Sekarang papa dan mama udah enggak mempersalahkan profesi Dila, mereka bisa mengerti dengan keputusan Dila. Karena itulah yang terbaik buat Dila.
Perlu Dila ketahui papa udah enggak marah lagi, jadi enggak ada yang harus ditakutkan lagi. Papa juga senang kalau Dila cepat pulang, papa juga kangen sama Dila.
Dila, papa sama Mama mau menjemput Dila ke Kalimantan kalau Dila tidak keberatan, mama khawatir banget sama Dila.
Dil pesan papa, hubungin lewat telpon aja kan lebih cepat informasinya. Kalau pake surat rasa nya lama. Tapi kalau dila enggak mau ngubungin lewat telpon juga enggak pa apa.
Bu guru Dila yang cantik,
semoga kuat dengan semuanya, masalah mas rama mungkin bukan jodoh untuk kalian selalu bersama. Rama memilih perempuan lain, mungkin ada sesuatu yang membuat rama harus mengambil keputusan itu. Sekarang Rama sudah tunangan dengan gadis asal semarang. Dila, kakak tahu perasaan dila pasti kecewa banget, dila yang sabar aja suatu saat pasti dapat pengganti yang lebih baik dari Rama.jangan sedih ya, keep on smile my brother ^ ^
Dila jaga diri baik-baik ya, jaga kesehatan juga. Sekian dulu….
Wassalam
Kakak mu
Afiefa pramustika putri sanjaya
Tanpa terasa air mata nya jatuh, dada nya terasa sesak, setelah Dila membaca surat dari kakak nya, ada dua kabar yang ia dapatkan, kabar baik karena keluarga sudah menerima Dila kembali dan kabar buruknya, Dila kehilangan orang yang sangat dicintainya. Semua harapan kandas, bayangan indah masa lalu seakan membuat Dila semakin jatuh dan terpuruk. Kenapa orang yang dicintainya tega menghianatinya, kenapa orang yang ia sayang tega mengingkari janji. Rama adalah orang pertama yang Dila cintai, dan ia berharap Rama juga orang terakhir itu.tapi semuanya berbeda, berbeda dengan keinginannya, ya Manusia Cuma bisa berencana tapi yang mengatur segalanya sang pencipta alam ini, Allah Azza wajalla.kita sebagai manusia sebaiknya jangan terlalu mencintai dengan cara berlebihan, bukan kah Allah juga telah memerintahkan, jangan mencintai sesuatu dengan cara berlebihan, boleh jadi apa yang kamu cintai menjadi suatu yang kamu benci dan boleh jadi apa yang kamu benci menjadi suatu yang kamu cinta.
“ mas Rama, kamu tega mas kamu enggak ingat apa dengan janji kita dulu, mas akan mencintai Dila sampai kapan pun dan dalam kondisi apapun.”air mata Dila kembali jatuh dan mengalir dipipi.
“kok nangis Dil, kamu kenapa! Cerita dong ma rara”.
“ra,Dila sedih ra….”
“ya udah, tunggu dah tenang kamu cerita ya, jangan sedih lagi, air mata kamu hapus gieh, jelek tahu kalau nangis.”
Dila menghela napas, melepaskan semua kesedihan, mencoba tersenyum walaupun terpaksa.
“nah gitu dong, kamu bisa cerita kan”
“kamu baca surat ini yang bagian terakhir”
“ya, bagian terakhir dari afiefa pramustika putri sanjaya, surat ini dari kakak mu ya”
“ ya , ra yang bagian akhirnya”
Sesuai dengan apa yang dikatakan Dila, dengan semangat rara membaca surat dari kakaknya Dila. “Bu guru Dila yang cantik, semoga kuat dengan semuanya, masalah mas Rama mungkin bukan jodoh untuk kalian selalu bersama. Rama memilih perempuan lain, mungkin ada sesuatu yang membuat Rama harus mengambil keputusan itu. Sekarang Rama sudah tunangan dengan gadis asal semarang. Dila, kakak tahu perasaan Dila pasti kecewa banget, Dila yang sabar aja suatu saat pasti dapat pengganti yang lebih baik dari Rama.jangan sedih ya keep on smile my brother”
“oooh jadi ini yang buat kamu nangis, mas rama pacar kamu ya Dil”
“Silahkan menangis jika air mata yang mampu membuat kamu tenang”
“ra teman kamu dil, masih setia bahu ini jadi sandaranmu, masih ada pelukkan untukmu”
“Dila malu ra”
“ Dila kamu jangan bohong, lagian enggak ada larangan tidak boleh menangis, ra pernah baca buku” air mata adalah syair terindah dan cinta yang terhangat. Air mata bentuk bicara yang paling murni bentuk cinta yang paling halus dan orang yang tak pernah menangis dan tak tahu bagaimana menangis tidak punya perasaan yang manusiawi. Ia ibarat sebongkah batu, suatu roh yang liar dan kering”. Kamu harus tahu itu dil.
"jadi, kamu masih cinta sama mas Rama"
“ya,dulu, sekarang enggak”
“udah ikhlasin aja”
“ya, teorinya sih mudah ra”
“pasti bisa kok,belajar aja untuk ikhlas, ra yakin pasti suatu saat kamu dapat ganti yang lebih baik”.
“amin, moga aja ra”
“harus dong belajar untuk ikhlas”
“ya bawel”
“eh Dil, mau dengar cerita rara enggak”
“cerita apaan,sedih,lucu atau senang”
“ihh makanya dengarin dulu”
“oke, Dila jadi pendengar yang baik kok”
“Gini Dil, kamu jangan komentar ya sebelum ceritanya selesai, ra pernah berhubungan dengan Tiga orang laki-laki ya sebut aja nama nya, Rio, Riko, dan Ryan. Si Rio orang yang pertama Ra kenal sewaktu Ra masuk kulyah yaaa kita teman biasa aja, cuman lumayan dekat. Ra ngerasa dengan Rio kok nyaman banget ada sesuatu yang bisa membuat Ra damai.awalnya ra pikir ini wajar mungkin hanya perasaan temanan aja. tapi lama kelamaan Rasa sayang itu tumbuh, rasa sayang yang takut akan kehilangan.perasaan Ra enggak bisa bohong, Ra suka dengan Rio, Ra cinta Dil dalam hidup rara kalau rara menyukai sesuatu pasti harus dimiliki. Gitu juga dengan perasaan yang tumbuh, Ra pikir Ra yang harus memulainya, mungkin sangat tidak wajar seorang prempuan mengungkapkan perasaannya kelaki-laki terlebih itu temannya sendiri. Ra juga yakin Rio merasakan apa yang Rara rasakan, selama ini Rio orangnya perhatian, pengertian dan penuh rasa sayang. Sebagai seorang teman Rio selalu ada untuk Rara, malam minggu ia juga main ke kontrakan Rara, sewaktu Rara sakit Rio yang paling sibuk, beli obat, beli makanan dan ngurusin ijin kulyah Rara. Anehnya Rara semakin sayang sama Rio sulit buat Rara melupakan Rio padahal Rio pernah menegaskan kalau perhatian Rio rasa sayang Rio ke Rara enggak lebih dari seorang teman. Yang ra bingungkan Rio juga pernah bilang kalau Rio takut kehilangan Rara. Di hati Rara penuh tanda tanya, sebenarnya sayang Rio itu sayang sebagai teman atau rasa sayang seorang kekasih. Mungkin perasaan Ra aja yang terlalu berlebihan, ra udah enggak bisa membedakan apa itu cinta dan apa itu teman. Ra saat itu benar-benar bingung, ra mau menghindar dari hidup Rio, ra mencoba membenci Rio tetap saja ra enggak bisa. Ra hanya bisa menangis pasrah dengan semuanya. Ra yakin suatu saat jika tangan Tuhan menyatukan kita pasti kita akan bersatu untuk selamanya. Ra memutuskan untuk tidak berkomunikasi dengan Rio, ra tahu cara ra salah tapi setidaknya itu udah membuat ra tenang. Setelah Rio benar-benar hilang dari hidup Rara, ra mencoba mengenal laki-laki lain namanya Riko. Riko seorang mahasiswa Perguruan Tinggi swasta yang ada di Pontianak, karena kampus kita berdekatan jadi kita mudah untuk ketemuan dan komunikasi. Riko orangnya baik, ramah dan juga dewasa, kami mencoba menjalin hubungan yang serius. Tapi hubungan kami bertahan hanya satu tahun, Riko mulai berubah, banyak alasan kalau Rara ngajak ketemuan atau jalan bareng. Selalu urusan kampus dan tugas yang menumpuk sebagai pengantar pembicaraan Riko ke Rara. Awalnya rara bisa ngerti dengan keadaan Riko, lama kelamaan kesabaran Rara habis, Rara capek ngertiin Riko, Rara putusin Riko secara sepihak. Sebenarnya perasaan Rara juga sakit, digantungin sama Riko. Dan yang ketiga nama nya Ryan, selang enam bulan Ra putus dengan Riko, Ra kenalan dengan Ryan. Ryan enggak kalah baik sama Riko dan Ryo, Ryan udah kerja dan punya usaha sendiri. Perjalanan Rara dan Ryan terbilang cukup unik, begitu kenal rasanya ada sesuatu yang beda Rara langsung bisa suka sama Ryan,. Hubungan kami berjalan dengan baik, hari-hari Rara terasa begitu indah, dihati Rara tak pernah sedetikpun berhenti mencintai Ryan. Ryan orang yang sangat Rara cintai dibandingkan Rio dan Riko. Sangat disayangkan hubungan kami hanya berjalan satu bulan, pertengahan bulan Ryan sempat mengenalkan Rara ke keluarganya dan membicarakan sesuatu yang serius, Ryan ingin melamar Rara, dengan catatan Rara harus menerima Ryan apa adanya dan tidak menjadikan keyakinan sebagai perbedaan. Hati Rara sangat lah hancur mendengar pengakuan Ryan, meskipun ia menginginkan Rara menjadi pendamping hidunya. Rara baru tahu hari itu juga kalau kita berbeda keyakinan. Keluarga Ryan tidak mempersalahkan itu mereka tidak memaksa rara harus mengikuti mereka, mereka ikhlas jika Ryan harus pindah keyakinan asalkan Ryan bisa bahagia. Rara enggak bisa nerima begitu aja, keluarga Rara juga harus tahu. Pernikahan bukan sesuatu yang main-main, Rara mau, cukup satu kali menikah dalam hidup Rara dan pernikahan itu harus direstui dari kedua belah pihak. Satu minggu kemudian Ryan mengajak Rara pergi kepantai, kata Ryan, Ryan suka sekali dengan suasana pantai selain indah angin pantai bisa menyejukkan hati. Yang membuat rara selalu teringat sama Ryan pasti Ryan menyanyikan lagu utopia yang liriknya ”Dalam sepi engkau datang beri ku kekuatan tuk bertahan,Kau percaya aku ada.kau yang aku inginkan selamanya.Kau adalah hatiku kau belahan jiwaku seperti tuk ku mencinta mu sampai mati.Dihidupku yang tak sempurna kau adalah hal terindah yang ku punya. Kau adalah hatiku kau belahan jiwa ku seperti tuk ku mencinta mu sampai mati”. Ryan juga bilang sesuatu ke Rara yang pastinya buat Rara sedih kalau teringat dengan perkataan Ryan. Ryan pernah bilang ” Ra, suatu saat jikaRyan hilang dari kehidupan Rara dan meninggalkan Rara untuk selamanya, Ryan mohon Rara jangan sedih karena nantinya ada sesuatu yang sangat penting dan berharga dari pada kepergian Ryan. Dil, setelah kita pergi kepantai kita sama sekali enggak ada komunikasi, Handphone Ryan enggak bisa dihubungin, telpon rumah nya Rara enggak tahu no nya. Rara benar-benar bingung Dil, beberapa hari kemudian Keluarga Ryan ngubungin Rara dan minta Ra untuk datang kerumah katanya ada hal penting. Yaa, Ra datang kerumah Ryan, ra liat orang-orang tu ramai banget Ra pikir sebenarnya ini ada apa? Pesta pernikahan atau acara apa gitukan, mama Nya Ryan menghampiri Rara dan memeluk Rara sambil menangis, Ra coba tanya ke mama nya sebenarnya ada apa? Mama Ryan malah memberi bingkisan dan bingkisan itu katanya dari Ryan dan harus dibuka. Ra buka bingkisannya ada tulisan dikertas, kertasnya berwarna pink ada gambar love juga dikertas itu bertuliskan
” Ra yang tersayang Cinta itu unik karena cinta manusia bisa bahagia manusia bisa menderita dan manusia juga bisa berubah menjadi srigala Ryan harap Rara selalu menjaga cinta dengan baik biar Rara selalu bahagia. Ra masih ingatkan Ryan pesan apa sewaktu kita kepantai,”Rara ku yang cantik Rara adalah kekuatan hidup Ryan, sampai kapanpun dihati Ryan, Rara tak akan pernah tergantikan walaupun ruh telah lepas dari badan, dan kematian itu datang. Ra jangan sedih karena nantinya ada sesuatu yang sangat penting dan berharga dari pada kepergian Ryan. Ryan sangat menghargai perbedaan karena perbedaan kita bisa kenal satu sama lain, dalam bingkisan ini ada sebuah Al-Qur’an Ryan harap Ra akan senang menerimanya.maafkan Ryan akhir-akhir ini Ryan enggak bisa ngubungin Rara, Ryan harus pergi ke Singa Pura untuk pencangkokkan Ginjal. Sebenarnya Ryan udah enggak kuat dengan semuanya, jika Tuhan Harus mengambil Ryan, Ryan akan lebih tenang dari pada menyusahkan banyak orang.Ra dihadapan Rara sekarang sekujur mayat yang sudah kaku dan mayat itu adalah Ryan. Ryan mau Rara memberikan senyuman atas kepergian Ryan.
Tanpa terasa air mata rara jatuh, rara benar-benar kehilangan Ryan, Ryan sudah pergi, pergi untuk selamanya. Untuk memastikan apakah sebenarnya itu benar Ryan, Rara bertanya langsung ke orang tuanya Ryan.Orang Tua Ryan menjelaskan semuanya Ke Rara kalau dihadapan Rara sekarang benar Ryan, Ryan juga berpesan Ryan akan dimakamkan setelah Rara mengecup kening Ryan untuk yang pertama dan terakhir kalinya. Ra harus melakukan itu, padahal bersentuhan tangan aja kita enggak pernah. Ryan akhirnya dimakamkan, dimakam Ryan, Rara menangis sejadi-jadinya sampai akhirnya Rara jatuh pingsan. Setelah siuman dan sadar rara dikelilingi banyak orang. Gitu Dil ceritanya.
“sedih banget ya, enggak terasa nih air mata Dila dah ngalir di pipi. Sabar aja Ra, mungkin belum saatnya kebahagiaan berpihak kepada kita. Kalau Dila, Dila ngerasa ada luka yang belum sembuh, Dila yakin suatu saat pasti dating, dan semuanya akan indah pada wakatunya. Dila harap sang pemilik Hati memberikan yang terbaik dan ia anggap baik, sekarang rasanya sulit menjatuhkan hati setelah kekecewaan dan luka yang sangat dalam. Dila mohon kepada Allah labuhkan hati Dila kepada orang yang juga mencintai Allah”.
“ahh, biasa aja Dil”
“lho, sumpah benaran, sedih banget kaya’ sinetron, perjalanan cinta kamu sedih banget, kok baru cerita ma Dila Ra?”.
“ ya baru sempat aja, ini pun liat kamu sedih tadi Dil’
“kapan sih Ra terjadinya hal yang sangat menyedihkan itu? dah lama ya?”.
“ sekitar dua tahun yang lalu lah Dil”
“kita berdo’a aja Ra, semoga diberi yang terbaik, enggak ada air mata kesedihan yang jatuh lagi, kalaupun air mata itu harus tumpah, semoga air mata bahagia, bahagia karena cinta, dan yang lebih utama cinta kepada Allah, rosul, orang tua, keluarga, dan yang tak akan lupa yaitu kekasih.hehehe……
No comments:
Post a Comment