Bagian 1
Kenapa sih, tu orang sok ustat banget, nggak ada kerjaan lain apa selain nyeramahin. Mau pakaian ku kaya’ apa, inikan urusan aku, toh yang rugi bukan dia. nyebelin-nyebelin, apa perlu aku kasih pelajaran, apa perlu aku tonjok biar berhenti nyeramahin aku. Aku tahu kok mana yang terbaik untuk aku, aku juga bisa membedakan mana yang baik, mana yang buruk. Cowo’ tu aja yang sok ustat, songong banget.
Putri: kenapa Ann, ngomel mulu
Ann: itu, tu. kakak tingkat kita yang namanya Dude buat aku sebel
Putri: oooh kak Dude, kenapa kamu sebel??? kak Dude baik kok
Ann: Baik dari mana, dibolak-balik sampai gosong pun nggak keliatan baiknya, yang ada mah nyebelin.
Putri:Ya Allah Ann, kamu kok ngomong nya gitu
Ann: nyebelin,ya tetap aja nyebelin
Putri: Ann, kamu nggak kenal dengan kak Dude coba aja kalo kamu kenal n mau membuka sedikit hati kamu buat kenal dengan kak Dude, kak Dude tu orangnya asik banget
Ann: denger ya put, sampai kapan pun aku nggak akan, nggak mau dan nggak mungkin kenal sama cowo’ songong kaya’ gitu
Putri: Ann, Ann, sekarang aja kamu bilang nggak suka, tapi kalo kamu dah kenal pasti kamu suka dan bisa-bisa kamu cinta ma dia
Ann: hah cinta, nggak salah
Putri: udahlah Ann, kita masuk yuk
Ann: huh, males banget, pasti tu cowo masuk kelas kita
Putri: tapi Ann, kita harus ngumpulin tugas
Ann: kamu duluan aja deh, ntar aku nyusul
Putri: ya udah aku duluan
Putri ninggalin Andah sendirian di taman belakang kampus, taman tempat faforitnya Ann kalo ia lagi Bt. ia sangat menikmati suasana ditaman itu, ditemani sebatang coklat kesukaannya, mencari inspirasi buat tulisan-tulisannya or berselancar di Dunia Maya. Nah dunia maya ini lah yang selalu membuat ia senyum-senyum sendiri. Dari pada masuk kelas bagus aku buka plurk, siapa tahu ada kak Nino dan aku bisa cerita-cerita sama kak Nino (suara hati Ann).
Kak Nino kemanaaa, lagi?giliran aku mau curhat, dia nggak muncul. (masih suara hati Ann)
In your mind,``
It’s all in your mind, in your mind
I don’t want to believe
And don’t want to live
By the excuses
Of your weakness
Cause a woman should do
What she wants to do
There is no reason
For your shallow aggravation
Nothing wrong with this dress I wear
Nothing wrong with this smile I dare
Nothing wrong with my long black hair
It’s all in your mind, in your mind…………….
Itu lagu, nada deringnya hp Ann. ia suka dengan lagu itu dan ngefans banget ma orang yang nyanyiin lagu in your mind, ia ngefans sama Anggun C Sasmi. Ia juga pengen jadi penyanyi, tapi bukannya ngambil kuliah musik atau seni, ia malah kuliah di pertanian jurusan Sosekta (Agri bisnis) alasannya, ia ingin memajukan lagi sistem pertanian orang tuanya (perkebunan teh) maksudnya, ia mau perkebunan tehnya maju, ia juga mau membuka bisnis sendiri dengan mendirikan pabrik teh. Dengan demikian banyak orang yang bekerja di tempatnya dan ia memberikan lapangan pekerjaan buat orang yang lebih membutuhkan. jadi pengangguran makin berkurang, itu yang ada dipikiran Andah.
Ann : hallo Put, kenapa?
Putri : lama banget ngangkat telponnya, menghayal lagi ya
Ann : apa, sih Put
Putri : cepetan, Dosennya dah masuk, katanya ada quis
Ann : iya, bawel
Ann bergegas menuju kelas, tapi baru nyampai depan kelas dah di usir ma Dosen.
Dosen : silahkan tutup pintunya dari luar
Ann : pak, tapi saya harus masuk
Dosen: saya bilang tutup pintunya dari luar dan yang terlambat belajar diluar
Ann : pak saya telatnya Cuma 5 menit pak
Dosen : kamu tiap kali saya masuk, kamu selalu telat”
Ann : pak nggak boleh gitu dung pak, bapak telat aja kami masih bisa terima, kami toleran sama bapak, bapak ingat nggak, 2 minggu yang lalu bapak telatnya 15 menit kami masih setia menunggu bapak, kita impas pak
Dosen : nggak sopan
Ann : loo, siapa yang nggak sopan, apa yang saya katakan itu benar, ya nggak temen-temen, impas pak, saya masuk
Dosennya hanya bisa menghela napas
Ann : pak, saya pernah denger kata-kata seperti ini pak, kerbau kalo hidungnya dikasih tali dia nurut aja, kira-kira kalo manusia nurut nggak ya, pak.
Ann : maksud kamu apa Ann, ini jam kuliah bukan waktunya main.
Ann : kita quis kan pak, itu quis saya jadi bapak harus bisa jawab, atau teman-teman mau jawab juga boleh”
Giliran Dude angkat bicara,
Dude : menurut saya kerbau kalo hidungnya dikasih tali dia nurut aja, karena dia binatang, kalo manusia itu hanya peribahasa, ia bisa ngikut tergantung orang yang memberikan tali itu pakai perasaan atau tidak
Ann : jawabannya salah, binatang dikasih tali, itu namanya penganiayaan kalo manusia itu namanya penyiksaan. Kalo aku sih nggak mau, sakit tau, ini sama halnya dengan Mahasiswa Vs Dosen. Mahasiswa ada kala nya benar dan Dosen ada kala nya salah, kalo Dosen itu salah apa kita sebagai mahasiswa ngikut aja, aku rasa kitalah yang membenarkan, makasih pak udah diijinin masuk.
Putri : Ann, kamu apaan sih, dah tahu dosennya kaya gitu, lagian kita nggak ada quis kok, aku Cuma boong.
Ann : sekali-kali boleh dung Put ngedumel.
Putri : tapi caranya………..
Ann : jadi kamu ngikut aja kalo kamu dihukum, padahal kamu sepenuhnya nggak salah
Putri : ya nggak gitu…
Dosen : masih ngomong, silahkan keluar
Ann : iya pak, saya hari ini puasa aja deh ngomongnya
Putri : Ann kali ini giliran Kak Dude tu, presentasi
Ann : apa urusannya
Putri : yaa, kamu dengerin dung penjelasannya apa? pasti kamu suka
Ann :nggak akan, aku ngantuk banget put, tadi malam aku tidurnya jam 12 malam ke asikan oll
Putri : syuuuuut, dengerin penjelasan kak Dude
Ann : kamu naksir ya sama kak Dude, ambil aja tuh sekalian jadiin maskot di kamar mu
Putri: aku nggak salah denger ya, kamu manggil kak Dude kakak juga, biasa nya, cowo songong, cowo nyebelin., jangan-jangan kamu…
Ann : apa? kamu apa put
Putri : presentasinya selesai, bentar lagi kita pulang
Ann : syukurlah, bosen aku
Mata kuliah IPP (Ilmu Prencanaan Produksi) selesai, saatnya pulang…
Ann : putri, kamu mau ikut ke panti nggak
Putri : maaf Ann, ku dijemput sama papa, besok aja ya”
Ann : yaaaaah, oke,aku duluan ya
Putri : Ann…helm mu Ann
Ann : makasih sayang dah ngingatin
Andah menghidupkan motornya, dan siap meluncur ke jalan Raya dan menuju Panti Asuhan Aisyah. Seminggu sekali Ann, berkunjung kepanti ini. selain mengantarkan makanan, kadang ia juga mengajarkan anak-anak panti untuk membuat kue. Ann pintar banget membuat kue, waktu SMA aja dia mendapat juara I perwakilan dari sekolahnya. dalam lomba membuat kue dan mengkreasikannya, lomba itu tingkat SMA sekota Bandung.
******
Ann : Assalamu’alaikum.
Papa : Wa’alaikumsalam
Ann : papa udah pulang
Papa : meetingnya ditunda, jadi besok pagi, kamu dari mana Ann baru pulang jam segini
Ann : biasa pa, pulang dari kampus Ann langsung ke panti abis tu ke tempat Mama, maksud Ann ke Makam, dah lama Ann nggak ke sana pa, pa Ann mandi dulu ya, gerah.
Ann mengguyuri air ke badannya, Dingin, tapi seger banget. sehabis mandi ia tidak lupa menunaikan kewajibannya untuk sholat Magrib
Ann : papa, makan malem yuk pa
Papa : papa masih kenyang, kamu duluan aja
Ann : oke pa
Selesai makan malem, seperti biasa Ann main ke Dunia Maya, buka twitter, buka blog dan ia nggak lupa juga main Ym, Ym biasa ia gunakan untuk kemunikasi dengan teman SMA nya dulu.
Mention to @NinoStiawan
“ Asslammu’alaikum kak @Ninostiawan, kk, kemana aja? Tadi siang aku buka plurk, kk’ nggak online”.
“Wa’alaikumsalam warahmatullah @kiandrazantman, maaf ya, tadi siang kk’ ada kul. Jadi gx bisa mau online”.
“kak aku mau curhat ma kk’ @Ninostiawan tapi jangan disini kita lewat email aja”
“okee @kiandrazantman, kk’ pasti siap menampung curhatan kamu.hehehe”.
Keduanya berputar haluan, off to twetter. Ann(kiandra zantman) mengirim email kepada Dude(Nino stiawan) Subjeknya: curhatan hati kiandra
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Malam kak Nino
Kak siang tadi, aku Bt banget dikampus. Aku punya teman dia selalu nyeramahin aku, masalah pakaian. Katanya aku, menyerupai laki-laki dan katanya pakaian seperti itu nggak dibenarkan dalam ajaran kita. Aku bosan dicermahin mulu kak, apa aku salah dengan penampilanku, ortu ku aja nggak koment.kak apa aku salah kak, kakak bantu aku ya.
Kiandra (Andah) membuka balasan email dari Nino(Dude)
Wa’alaikumsalam Wr. Wb
Malam juga Kiandra
Menanggapi permasalahanmu yang selalu diceramahin sama temanmu dikampus, kakak rasa temanmu itu nggak salah. Dia hanya ingin kamu berpakaian yang selayaknya prempuan dan nggak menyerupai laki-laki (tomboy). Kamu menanyakan, apa kamu salah berpenampilan gitu, kembali kediri kamu sendiri.untuk menyalahkan kamu kakak nggak bisa, karena itu hak semua orang. kakak sependapat dengan teman mu itu, berpenampilan layaknya prempuan, dan kalau bisa pakai jilbab supaya kamu mudah dikenali, janganlah kamu berpakaian menyerupai laki-laki pakaian seperti itu biasa dilakukan orang jahilyah.
Allah udah memerintahkan Dalam Qs Al-Ahzab:33
Dan hendaklaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Arti ayat tersebut ada makna yang tersirat, jika didalam rumahmu semuanya muhrimmu maka dibolehkan untuk tidak berjilbab.
Kamu pasti ngerti apa yang kakak maksud, kakak juga mengharapkan kalau kamu keluar rumah kamu menggunakan jilbab. Pasti lebih cantik tu…hehehe. Untuk lebih jelasnya kamu bisa buka Al-qur’an sendiri, banyak ayat Allah yang memerintahkan wanita untuk mengulurkan jilbabnya, dan dalam penggunaan jilbab juga banyak aturan. Tidak seperti sekarang, kamu pernah dengar atau baca buku berjilbab tapi telanjang. Begitulah keadaan jilbab sebagian wanita sekarang. Kamu buka Qs, An nuur ayat 30-31 terus Qs. Al-Ahzab ayat 59. Maaf kian bukan maksud kakak menggurui kamu.
Nino
Ann membalas email dari Dude
Makasih kak penjelasan nya, sekarang aku paham. Tinggal aku menunggu hidayah dari Allah kapan aku menggunakan jilbab.hehehehe. untuk apa kita berjilbab, kepala kita ditutupi tapi hatinya nggak. benar nggak kak.
Kiandra
untuk apa kita berjilbab, kepala ditutupi tapi hatinya nggak, kakak setuju dengan pendapatmu. tapi, kalau kamu menggunakannya ikhlas karena Ketentuan dan ketetapan Allah, insya Allah kamu tidak seperti yang kamu sebutkan tadi. Justru dengan jilbab akan membatasi tingkah laku kita yang kurang wajar.
Nino
Ann kembali membalas email
Kak makasih ya dah menampung curhat ku, lain kali kita sambung, aku dah ngantuk banget
Wassalam
Kiandra zantman
Kembali ke dunia nyata, saatnya memanjakan diri dengan bantal dan kasur yang empuk, Semoga mimpi indah dan bertemu Nino stiawan. Ann penasaran sekali dengan orang yang bernama Nino.
Bagian 2
Seperti biasa, Ann pergi kekampus agak awal, karena harus menjemput Putri terlebih dahulu.
Papa : Ann nggak sarapan”
Ann : nggak pa, dikampus aja”
Papa : kamu perginya barengan Papa atau mau diantar sama pak Rahmat”
Ann : Ann mau jemput putri pa, Ann pakai motor aja”
Papa : Ann, kamu nggak liat ini mendung, kehujanan dijalan gimana”
Ann : Papa cerewet,,”
Papa : masalahnya kalo kamu kena hujan, terus sakit, kamu nggak bisa kuliah, kamu sendirikan yang susah”
Ann : Ann yakin pagi ini nggak hujan, mendung belum tentu hujan pa, Ann pergi dulu, Assalamua’alaikum”
Papa : Wa’alaikumsalam”
Ann menjemput putri, kebiasaan ini ia lakukan tiap pagi. Mulai dari pertama masuk kuliah Ann selalu berangkat bareng putri. Ann mengirimkan sebuah SMS ke Putri, supaya putri nunggu didepan rumahnya.
SMS Ann
“Putri ku yang cantik jelita, tunggu di depan Rumah, aku jemput sekarang”
Sampai dirumah putri
Ann : wah Putri ku, beneran siap sedia, dah lama ya nunggu”
Putri : ini, udah kaku berdiri disini, ya udah lamalah Ann”
Ann : ni pake, kita cabut sekarang”
Putri : aaah nggak pake helm juga nggak pa apa kali Ann”
Ann : Debu tahu, kamu mau wajah kamu yang cantik ini, terkena debu, terus tumbuh jerawat, kan jadi jelek, cepetan pakai cerewet”
Putri : iya bawel”
Ann : Put, tadi malam aku chat lagi sama orang yang namanya Nino, asik banget orangnya, nggak kaya’ si ustat songong itu”
Putri : Ann, bisa nggak kamu manggil kak Dude, kakak. Jangan ustat songong atau cowo nyebelin, kak Dude itu kakak tingkat kita Ann, dia lebih tua dari pada kita”
Ann : kamu terus-terusin aja belain dia”
Putri : bukan aku belain..”
Ann : udahlah Put”
Keduanya nyampai di kampus
Dude : Assalamu’alaikum Putri, Ann”
Putri : Wa’alaikumsalam Kak”
Ann : Putri, kok Dia tahu nama aku”. setengah berbisik
Dude : waaah, Putri. Putri tahukan kalau ada yang ngucapin salam, dan salam itu harus dijawab”
Putri : ya tahu dung kak, menjawab salamkan wajib hukumnya, kewajiban kita untuk memenuhi kewajiban seorang muslim yang lain, benar nggak kak”
Dude : benar sekali put”
Ann : apaan sih, gak jelas”
Putri : Ann, jawab dung salamnya kak Dude”
Ann : kamu Put, sama aja”
Putri : eeeh, Cuma jawab salam nggak rugikan”
Ann :Yaa, Wa’alaikumsalam”jawab Ann ketus
Putri : kurang ikhlaskan kak”
Dude Cuma tersenyum
Ann : Wa’alaikumsalam kak Dude”
Dude : nah kitu atuh, ditambih senyum pasti manis pisan
Ann : manis, gula kali, ayoo Put kekantin aja, aku laper
Dude : laper ya Ann, ini kakak ada bawa kue. kamu mau”
Ann : nggak, makasih” lagi-lagi Ann menjawab dengan ketus
Dude : oooh ya Put, Minggu depan ada acara rohis, masalah tentang wanita. Kamu dateng ya, kebetulan kakak yang ngisi acaranya, kamu juga Ann, sayang kalo dilewati anak semester bawah rata-rata ikut tu”
Putri : kakak masih aktif juga di Organisasi, padahal udah mau selesai”
Dude : nggak, kakak Cuma ngisi acara nya doang”
Ann : Put aku tinggal ya”
Putri : sabar dung Ann”
Dude : ya udah put, kakak juga mau keperpus, lain kali kita sambung lagi, mariii Ann”
Putri : Ann, yang diajak tu kamu Ann, jangan-jangan kak Dude…”
Ann : Dude apa???, naksir sama aku maksud kamu”
Putri : wa hahaha, kamu lucu Ann. Aku nggak bilang gitu kok, sebenarnya kamu sukakan sama kak Dude, kamu aja yang gengsi”
Ann : suka, nggak akan”
Putri : hati-hati Ann, biasanya kebalik”
Ann : udah ah Put, nggak jadi sarapan kan, keburu masuk”
Ann gelisah sekali, dia nggak konsen dengan mata kuliah kali ini. Didalam perutnya seperti ada yang demo, ada yang orasi dan minta jatah makan. Salah dia sendiri, disuruh sarapan nggak mau. Padahal sarapan itu sangat penting apa lagi banyak aktivitas, dengan sarapan energi jadi bertambah.
Ann : Alhamdulilah Put, kuliahnya selesai, aku laper banget tahu nggak, perutku rasanya ada yang nendang, kita sarapan yuk”
Putri : wah Ann, itu mah bahaya”
Ann : bahaya apanya???”
Putri : ya bahaya, kalo nggak langsung makan”
Ann : Put, kira-kira orang yang namanya, kak Nino itu gimana ya. Penasaran aku Put”
Putri : ajak ketemuan aja, ilang deh penasarannya”
Ann : yaa bener Put. Ketemuan, kok aku nggak mikir ya”
Putri : kamukan telmi, pintar-pintar telmi”
Ann : walaupun kamu bilang aku telmi, kamu tetap membutuhkan aku, apalagi mengerjakan tugas. Iya kaaan”
Putri : yaa bawel”
Ann : cerewet’
Putri : bawel”
Ann : lama-lama bawal, ikan bawal, hahaha”
Putri : minggu depan dateng yuk, yang acara kak Dude kasih tahu tadi”
Ann : yaaaa, kita liat aja ntar”
Dude : hay Ann, putri, ketemu lagi nih”
Putri : jodoh kali kak”
Dude : jodohnya sama siapa”
Putri : siapa aja boleh, mungkin kamu ya Ann”
Ann : Apaan sih, males deh jadinya”
Dude : anak gadis nggak boleh malas, ntar gak ada cowo yang suka”
Putri : hahaha, betul itu kak”
Ann : maaf , Put. aku pulang duluan”
Putri : kamu kok gitu, nggak jadi makannya”
Ann : udah nggak nafsu” aku duluan…
Dude : Ann, hati-hati Ann…..,
Dude : Putri, kenapa sih tu anak, kelakuannya aneh. Tadi keliatannya happy, pas kakak datang wajahnya yang semulanya manis berubah asem 180 derajat”
Putri : Ann, manis ya kak, cantik nggak kak”
Dude : Cantik, kamu juga cantik, tapi dia lebih cantik.hehehe”
Putri : yaaaaah, kakak. Kak Dude suka ya sama dia, kak Dude naksir Ann ya”
Dude : kalo boleh jujur, kakak suka sama dia.anaknya lucu, pintar lagi”
Putri : ehem,ehem.pantesan”
Dude : biasanya Ann kemana? kalau suasana hatinya nggak enak”
Putri : palingan ke Panti atau ke Rumah singgah”
Dude : hah, ke panti???
Putri : iyaa ke Panti, Panti Aisyah, kakak tahukan Panti Aisyah dimana”
Dude : iya, tahu”
Putri : nah, biasanya Ann kesitu”
Dude : ooooh, makasih Put infonya. Kamu mau pulang ya”
Putri : iya kak, masih nunggu jemputan”
Dude : ya udah kakak duluan ya, Assalamu’alaikum”
Putri : Wa’alaikumsalam, hati-hati kak”
Sepanjang perjalanan Dude masih memikirkan kenapa Andah sering ke Panti Asuhan. Ada apa sebenarnya, jangan-jangan Ann anak panti, atau Ann di adopsi sama orang. Tapi nggak mungkin, nggak mungkin.”aku harus menanyakan ke pengurus Panti, kenapa Andah sering ke panti asuhan, lagian Panti Aisyah nggak jauh, ku harus kesana sekarang” tepat, apa yang dikatakan putri kalo lagi bt, Ann pasti ke Panti, sayangnya Ann dan Dude nggak bertemu langsung, Dude nyampai, Ann keburu pulang
Dude : maaf bu, saya mau nanya, tadi yang barusan pergi siapa ya bu? Yang rambut nya panjang, pake motor Suzuki warna biru, namanya siapa ya bu”
Ibu Panti : yang barusan tadi, namanya Andah, dia salah satu donatur yayasan kita, dia sering berkunjung kesini, nemanin anak-anak belajar. Ngajarin anak-anak buat kue. Andah orangnya baik, sama seperti ibunya”
Dude : gitu ya bu, hatur nuhun, Assalamu’alaikum’
Ibu Panti : Wa’alaikumsalam Wr.Wb
Jadi Ann Donatur di panti itu, ternyata hatinya mulia sekali. nggak yang seperti aku pikirkan, aku salah selama ini. Ann juga pernah bilang ke aku, jangan banyak teori lakuin aja prakteknya pasti lebih bermanfaat, dia juga pernah bilang amalanku, bukan amalanmu. huh jadi bingung, jangan-jangan tu anak punya kepribadian ganda.
****
Selesai mengerjakan tugas Ann langsung mengunjungi Dunia Maya, Dunia kesukaan nya, Dunia yang mengasikan baginya dunia yang selalu buat ia tersenyum. Nama yang pertama dituju so pasti @NinoStiawan.
“kangen kak @NinoStiawan kira-kira lagi apa ya???”
“kk’ juga kangen @KiandraZantman”
“kk’ @NinoStiawan juga kangen, yang bener kak. #ntaradayangmarahloo”
“ada yang marah. siapa ya, @KiandraZantman
“Pacar kak @NinoStiawan
“haha @KiandraZantman
“kok ketawa @NinoStiawan
”kamu lucu @KiandraZantman
“nggak ada yang lucu kok @NinoStiawan
“ @KiandraZantman nggak ada yang marah, siapa lagi yang punya………
“ehem punya apa kak @NinoStiawan (Ann menghilang dari peredaran Dumay)
“kiandra, @KiandraZantman kok menghilang, ya udah kita off dululah.
kalau kamu menggunakannya ikhlas karena Ketentuan dan ketetapan Allah, insya Allah kamu tidak seperti yang kamu sebutkan tadi. Justru dengan jilbab akan membatasi tingkah laku kita yang kurang wajar. Banyak ayat Allah yang membicarakan tentang Jilbab, kamu bisa buka Qs, An-nuur ayat 30-31 terus Qs. Al-Ahzab ayat 59. Maaf kian bukan maksud kakak menggurui kamu. Ann masih memikirkan apa yang ia bicarakan dengan Nino Stiawan di email kemaren malam. Sebenarnya ia mau menggunakan jilbab, tapi ia harus mendapatkan ijin dari Papanya dulu. Ia malas berdebat dengan papanya, apalagi sampai beradu mulut, udah berapa kali ia mencoba minta izin, tapi papanya tidak mengijinkan. Tapi kali ini, ia ingin meyakinkan papanya kalau ia bisa dan mampu menjaga jilbabnya.
Ann : Pa…
Papa : iyaaa
Ann : Pa, Ann boleh minta sesuatu nggak.
Papa : tambahan uang jajan, bukannya baru kemaren papa transper ke ATM kamu
Ann : bukan itu Pa, Ann mau pake jilbab boleh nggak Paaa??
Papa : Ann, Papakan pernah bilang sebelumnya. Belum waktunya kamu….
Ann : udahlah Pa, Ann udah dewasa Ann tahu mana yang baik dan mana yang buruk, lagian kenapa sih Papa nggak ngijinin Ann.
Papa : kalo udah waktunya pasti Papa ijinin
Ann : aaaaaaaah, capek ngomong sama Papa.
Papa : tuh kan, kelakuan kamu nggak berubah.dikasih tahu malah ngambek, inilah yang Papa nggak mau.
Ann : dah lah Pa, Ann ngantuk.
Ann, Ann, Papa sayang sama kamu. Papa nggak mau kamu salah dalam bertindak, Papa nggak mau kamu hanya ikut-ikutan tren. Papa harap kamu ikhlas dan kamu beribadah semata-mata karena Allah. (Dialoq dalam hati sendiri).
Bagian 3
Air mukanya menampakan kesedihan, hari ini tak seperti hari biasa. Ntah apa yang ada dipikiran Ann. Apa ia masih memikirkan dialoqnya tadi malam bersama papanya. Apa ia memikirkan kenapa papanya tidak memberikan ijin. Ann masih bingung dengan semuanya, saat ia benar-benar mau berubah ia malah mendapat hambatan.
Putri : Ann….ada apa dengan dirimu, dari tadi kamu nggak ngomong-ngomong. Apa aku ada salah ma kamu. Apa kamu capek jemput aku terus, atau kamu…….
Ann : nggak
Putri : kamu kenapa Ann? aku nggak bisa liat kamu diam kaya’ gini Ann. Aku bingung sebenarnya masalah kamu apa? Ngomong Ann kalo ada masalah siapa tahu aku bisa bantu.
Ann : Gimana aku mau berubah Put, Gimana aku mau seperti yang lain. Bagusnya penampilan aku tetap gini. Aku cape’ berantem mulu sama Papa, Papa lebih seneng pakaian aku kaya’ gini.
Putri : maksud kamu???
Ann : aku minta ijin sama Papa, aku mau berubah. Aku mau pake jilbab, tapi Papa nggak ngijinin.
Putri : hahaha, kamu berubah gara-gara siapa, kak Dude ya.
Ann : yaa nggaklah Put, masa Cuma gara-gara ustat songong itu. Ini murni dari hati ku Put, aku yang mau, bukan karena siapa-siapa. Aku ikhlas, karena ini semua ketetapan Allah.
Putri : mungkin Papa mu ada alasan sendiri Ann.
Ann : alasan apa lagi.
Putri : udah jangan sedih gitu, jelek. Kata Kak Dude wajah kamu asem banget kalo lagi Bt. hahaha
Ann : bisa nggak Put, kamu nggak bawa-bawa nama kak Dude kamu yang sok ustat itu.
Putri : tuuu kan, pantasan aja Papa kamu nggak ngijinin kamu, kamu aja masih ngatain orang. Nggak boleh gituu Ann.
Ann : lanjutin aja ceramahnya, semprtot aja sepuas hati kamu Put. Kamu ketularan kak Dude
Putri : ehem, ehem.ahirnya kak Dude juga, bagus ada perubahan, tingkatkan lagi Ann. Ann sebenarnya kak Dude suka sama kamu, katanya dah lama banget. pantasan aja dia nguber-nguber kamu Ann, kurasa yang dia nyeramahin kamu atau apa, mungkin itu Cuma alasan dia aja, biar dia bisa dekatin kamu.
Ann : iya, dia yang suka aku nggak.
Putri : Jujur aja Ann, sebenarnya kamu juga sukakan.
Ann : Put, berapa kali aku harus negasin ke kamu kalo aku nggak suka, lagian aku dah terlanjur jatuh cinta sama kak Nino.
Putri : what??? Kak Nino Mr Tweet yang nggak jelas itu, Memangnya kamu udah ketemu, udah kenal sama tu orang. Kamu jangan aneh Ann.
Ann : ya belum sih, tapi aku dah rencanain wat ketemu sama kak Nino. Kamu mau kan nemanin aku.
Putri : ya kita liat aja ntar, kamu punya fotonya
Ann : nggak ada, Fp tweetnya cuma gambar buku penentram jiwa.
Putri : kamu juga aneh, Fp kamu cuma majangin lili, bunga kesukaan kamu itu. Cocok banget. jodohlah kamu sama dia. Sama-sama nggak jelas.
Ann : Amin Ya Allah, moga aja orangnya baik.
Putri : Cari cowo’ yang pasti aja Ann. Cowo’ yang dah jelas-jelas nembak kamu malah kamu tolak.
Ann : tolak? siapa??
Putri : itu, Boy. Teman baik kamu itu, dia kan cinta mati sama kamu.
Ann : Boy, Boy Rayendra Putra. Ya nggak mungkin lah aku nerima dia, dia teman aku Put. Lagian tu cowo juga PLAYBOY, Aku kenal dia dari SMA, kami satu sekolahan. Cewe nya banyak banget.
Putri : yaa udah, kak Dude aja. Kak Dude kan juga suka sama kamu, kalo kamu mau aku bisa bantu.
Ann : lagi-lagi Dude, cowo’ lain ada nggak. Aku maunya kak Nino Put, aku pergi dulu ya
Putri : Ann kamu mau kemana? aku pulangnya dengan siapa, aku nggak dijemput Ann.
Ann : sory Put, kamu barengan aja sama Dude.
Di Parkiran kampus
Dude : Assalamu’alaikum Ann, permisi ya, kakak mau makai motor nya.
Ann : eeh cowo aneh, kamu nggak liat apa? ini motor siapa, sopan dikit napa, udah jelas ni motor punya aku. Coba ya aku hidupin pasti hidup, tuh kan benar.
Dude : Tapi yang markirin motor ini disini, kakak, kakak masih ingat.
Ann : kamu yang salah, ni motor punya aku.
Dude : coba kamu cek, di parkiran lain, kesebelah sana. Siapa tahu, kamu parkirnya disana.
Ann : wah ngajak berantem ya, keterlaluan banget sih. Udah jelas, ni motor punya aku.
Dude : Ann kamu liat kode daerah nya, Garut Ann, Kamukan Bandung. Tu liat aja sendiri. berarti ini motor kakak.
Cowo keren datang, ya katanya cowo keren di kampus Ann, Kampus yang terkenal di daerah Bandung.
Boy : heyyy, anak kampung. Bisa nya Cuma gangguin cewe
Dude : siapa yang ganggu?
Boy : ya kamu, anak kampung.
Dude : ya Maaf kalo ganggu.
Boy : minta maaf, bukan gitu caranya.
Ann pergi ninggalin, Dude dan Boy yang lagi beradu mulut.
Dude : jadi, mau kamu apa?
Boy : mau tahu, ni kaki aku, kamu sujud disitu.
Dude : kamu keterlaluan, kamu itu manusia biasa. Kamu bukan Tuhan, untuk apa aku sujud.
Boy : wah ngelawan ya, aku ingatin, kamu jangan ganggu Ann lagi, Ann itu punya aku. Ini rasakan (bok, bok. Suara tonjokan, di perut Dude)
Dude : Bung, kamu yang mulai duluan, aku juga bisa main kasar. Tapi aku nggak mau ngotorin tangan aku, hanya gara-gara kamu.
Boy : sombong banget, ni rasakan lagi. Teman-teman bantai aja, ni anak kampung sok jagoan.
Dude di keroyokin
Putri datang untuk ngelerai tapi nggak bisa.
Putri : Kamu nggak liat apa? kak Dude udah berdarah gitu.
Boy : Putri, ni cowo’ gangguin teman kamu, gangguin Andah. Kamu tahu kan aku nggak suka ada orang yang ganggu dia.
Putri : ooh jadi kalian berantem gara-gara Ann.
Putri pergi mencari Andah
Putri : Ann. Boy dan kak Dude berantem, kak Dude di keroyokin ma teman-temannya Boy.
Ann : iya, lau di keroyokin mana aku tahu
Putri : udah kamu buruan kesana.
Ann ketempat Parkiran tempat Boy dan Dude berantem
Ann : Boy kamu keterlaluan. liat tu, Kak Dude.
Boy : tapi, Ann. Dude itu anak kampung…..
Plak tamparan mendarat di pipi Boy,
Ann :bubar semuanya, kamu Boy kamu masih mau..
Boy : Ann, aku nggak terima kamu namparin aku kaya’ gini. Kamu ngerendahin aku, tunggu aja Ann.
Ann : tunggu apa? ni satu tonjokan buat kamu. (tepat di perut Boy).
Semuanya bubar, Ann pergi ninggalin Putri dan Dude.
Putri : kakak kenapa sih berantem?
Boy : Boy itu salah paham Put, udahlah nggak usah dibahas.
Putri : Kakak kuat bawa motornya, sini Putri yang bawa. Putri antarin kakak, ntar Putri pulangnya dijemput sama orang rumah.
Dude : ooh, boleh Put.
Putri : kita sekalian ke apotik, beliin obat buat kakak.
Bagian 4
Pagi yang cerah, Ann masih setia menjemput Putri. Hari ini ia putuskan untuk ikut acara Rohis, meskipun pengisi acaranya, orang yang nggak ia sukai.
Putri : Ann, ini Rohis Ann, acaranya diMasjid. Kamu ganti ya pakaian kamu, aku pinjamin baju yang lebih muslimah.
Ann : gini aja Put, ntar kita telat.
Putri : aaaah, ayo masuk aku dandanin kamu biar kamu cantik. Aku nggak mau kamu diliatin orang, terus di ketawain karena pakaian kamu.
Ann : iya, CEREWET
Putri : naaah, ginikan cantik. Lebih anggun.
Ann : iyaa, dari dulu aku dah cantik, kamu aja yang baru nyadar, ayo Put..
Putri : hayuuu
Sampai di kampus
Ann : tuhkan Put acaranya dah mulai…
Putri : Cuma telat dikit, nggak apa, duduk sebelah sana yuk, Ann kak Dude liatin kamu tuh.haha.
Ann : aku datang Cuma mau dengerin isi ceramahnya doang cerewet, bukan liatin dia.
Putri : mantengin wajah Kak Dude juga nggak apa? nggak ada yang ngelarang.
Ann : diem Cerewet.
Putri : ciyeeee, yang lagi serius.
In hadzihi min syiya bilkuffaa ri falaa talbas khaa
Dalam sahih Muslim juga disebutkan, bahwa Nabi Saw bersabda, “ maka bagi para wali wanita, sebaiknya menasehati wanita-wanita beriman untuk meniru pakaian para istri rasul dan sahabat, yaitu pakaian islam yang menutupi seluruh tubuh mereka dari kaum lelaki asing agar terhindar dari gangguan yang suka berbuat iseng.
Adik-adikku yang aku cintai, suatu saat jangan salahkan laki-laki, karena pakaian kalian yang memberikan kesempatan terhadap laki-laki yang ingin berbuat iseng. (isi ceramah Dude)
Putri : bilangnya nggak suka, padahaaaaaaal, nggak berkedip tu mata.
Ann : Diam
Putri : Acaranya dah selesai bu, masih betah duduk disini.
Ann : yaa nggaklah Put, aku ketaman belakang ya.
Putri : iyaa Ann, ntar aku susul. Aku mau ketemu Kak Dude dulu, ada urusan….
Taman belakang kampus.
Dude : Assalamu’alaikum Ann.
Ann : Wa’alaikumsalam, Kak Dude. Putri mana Kak?
Dude : katanya ke perpus cari buku, buat tugas THP (Teknologi Hasil Pertanian).
Ann : tugas, perasaan nggak ada tugas.
Dude : kamu lupa kali Ann.
Ann : kak, aku minta maaf karena kejadian minggu kemaren, Aku yang salah.
Dude : udah, nggak usah dibahas. Kakak mau ngomong sesuatu Ann, penting.
Ann : ngomong aja
Dude : Ann, kamu cantik. Kamu lebih cantik kalo kaya’ gini, lebih anggun. Jangan lepasin ya kerudungnya.
Ann : udah ngomongnya, dah selesai.
Dude : Kakak suka kamu Ann, perasaan kakak ke kamu nggak berubah dari pertama kakak liat kamu.
Ann : maksudnya (pura-pura aja Ann nggak ngerti)
Dude : Aku Cinta Kamu Ann
Ann : Maaf kak, aku nggak bisa…
Dude : yaa kakak ngerti, mungkin kamu perlu waktu.
Ann : Aku udah bilang, aku nggak bisa (Ann marah n pergi ninggalin Dude)
Dude : Ann tunggu Ann, kakak minta maaf Ann…….
Ann tetap pergi tanpa memperdulikan Dude.
Kenapa harus ia yang bilang cinta, bagaimaa bisa aku nerima dia, dia orang yang aku benci, dia orang yang selalu membuat aku kesel, aku benci kenapa harus dia. Seandainya laki-laki lain pasti aku terima. Kak Nino aku hanya ingin kak Nino, aku ingin kamu kak. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaacgh.
Dio : kakak kenapa?
Ayu : iya kak, kakak kenapa?
Ann : nggak. Nggak pa apa.
Dio : kakak ada masalah ya, kami bisa bantu kok.
Anak kecil tahu apa? (pikir Ann)
Ayu : kak Dio, ayu lapar kak.
Ooh jadi nama anak kecil ini Ayu & Dio
Ann : Ayu, Dio kalian laper yaa.
Ayu : iya kak, dari tadi pagi Ayu belum makan, kak Dio juga.
Dio : ssssttt, diem. Ntar kalo kita dah dapat duit pasti kakak beliin Ayu makanan.(bisik Dio)
Ann : orang tua kalian dimana?
Ayu : nggak tahu kak mereka di mana, Ayu dan Kak Dio ditinggalin Mama, Papa juga pergi, katanya mau kerja cari duit, tapi papa nggak pulang-pulang. Mereka nggak sayang sama kita kak.
Dio : Ayu, nggak boleh ngomong gitu.
Ya Allah kasian anak-anak ini, kenapa orang tua nya tega meninggalkan mereka. Dimana letak nurani orang tuanya. Dimana sanak keluarganya, kenapa mereka nggak perduli. Anak sekecil ini harus cari makan sendiri, anak sekecil ini harus cari duit sendiri, bagaimana dengan pendidikannya, bagaimana dengan masa depannya. Usia dini aja, udah jadi pengemis, Ya Allah, inikah Gambaran dari negeriku. Pemimpinku, saudara-saudaraku, kuharap kalian memberikan sebagian hak mereka, agar mereka bebas dari rasa takut juga rasa tertindas. Aku masih beruntung dengan apa yang aku punya, jika dibandingkan mereka. (jeritan Hati Ann)
Ayu : kak kok diam
Ann : oooh, itu ada warung, kalian mau makan kan? ayo kakak temanin.
Dio : nggak kak.
Ann : kenapa? Kasian Adikmu, Dio.
Ayu : kak Dio maukan, kakak cantik dah baik sama kita kak. Ayo kak, Ayu laper banget.
Ann : Dio, Ayu. kakak antarin
Ayu : makasih kakak cantik.
Ternyata Dude mengikuti kemana Ann pergi, Ia ingin minta maaf atas kejadian dikampus tadi, bukan maksudnya kurangajar atau lancang. Tapi itulah kejujuran hatinya, ketika ia berani mencintai itu bukan pilihannya melainkan kejujuran hatinya. Ia tahu usianya sudah cukup dewasa, ia juga ingin menyempurnakan sebagian dari agamanya.
Ann, tidak ada alasan aku tidak mencintaimu, aku tahu hati kamu begitu lembut, aku tahu kau nggak akan membiarkan orang disekelilingmu kesusahan dan kelaparan. Disatu sisi kamu juga dikenal gadis yang cuek dan jutek. Sebenarnya hati kamu tidak seperti itu, aku tahu itu (dialog dihati Dude) aku harus samperin Ann, mungkin ini kesempatan aku untuk minta maaf.
Dude : Ann….
Ann : kenapa sih kakak ngikutin aku.
Dude : kakak Cuma…..(omongannya dipotong Andah)
Ann : udah ku maafin
Ayu : Aa, pacarnya kakak cantik ya.
Huh anak kecil sok dewasa, siapa lagi yang pacaran (gumam Ann didalam hati)
Dude : Ann, kakak minta Maaf.
Ayu : orang minta maaf harus dimaafin kakak cantik.
Dio : Ayu, urusan orang dewasa, jangan ikut campur.
Ann : Ayu, Dio. makanannya cepetan dihabisin ya, kakak mau ngajak kalian kesuatu tempat, pasti kalian seneng.
Ayu : kemana kak, Aa juga ikut ya. (Ayu melihat ke Arah Dude)
Dude : nggak dek, kakak mau pulang duluan, hati-hati Ann bawa mereka, jangan ngebut. Assalamu’alaikum
Ann : Wa’alaikumsalam
Dude meninggalkan Andah, Ayu, dan Dio.
Sehabis Ayu dan Dio Makan, Ann mengantar mereka kerumah singgah, untuk sementara Ayu dan Dio tinggal dirumah singgah dari pada harus tinggal bersama orang yang mengambil mereka, yang menjadikan mereka pengemis.
*****
Azan Maghrib berkumandang. Saatnya Ann berbuka puasa, ia sangat letih hari ini, meskipun begitu ia masih mampu bertahan. Ann biasa puasa sunah, ia nggak lupa puasa setiap hari senin dan kamis, kecuali ia memang berhalangan. Ann meneguk segelas air putih dan memakan roti bakar kesukaannya. Ada kenikmatan tersendiri, kenikmatan yang sangat luar biasa saat berbuka. Susah diungkapkan dengan kata-kata, hanya orang yang berpuasa yang bisa merasakannya.
Setelah sholat magrib Ann mendapat SMS dari Putri.
“Ann, tadi kak Dude ada ngomong sesuatu kekamu, gimana kamu terima nggak”
Ann membalas SMS Putri
“Put, ternyata kamu tahu semua ini, jangan-jangan kamu yang nyuruh kak Dude, bilang itu ke aku”
“Ann, Apa salah Kak Dude mencintai kamu, apa salah kak Dude sayang sama kamu, apa salah kak Dude suka sama kamu, coba kamu pikir Ann. Dimana kesalahan Kak Dude, ku rasa nggak ada Ann, Aku hanya ingin kamu bahagia, Aku tahu sebenarnya kamu nggak benci sama kak Dude, kamu Cuma gengsi untuk ngungkapin itu semua”
“aku nggak ngerti maksud kamu Put”
“kamu bukannya tidak mengerti, tapi memang tak mau mengerti”
“iyaa memang aku nggak ngerti, kenapa harus kak Dude yang cinta sama aku”
“dia tahu kamu, ia cinta bukan karena fisikmu saja, melainkan hatimu juga”
“Aku nggak sebaik yang ia kira, masih banyak gadis lain. Mungkin kamu bisa”
“Ann, kamu jangan sembarangan, kak Dude udah ku anggap kakak kusendiri”
SMS masuk di Hp Putri
“Assalamu’alaikum Wr.Wb, malam Putri, kamu kenal dengan Kiandra Zanmant katanya ia kuliah dikampus kita, n besok ia ngajak kakak ketemuan, kamu mau nemanin kakak”
Putri terkejut dengan SMS Dude, Kiandra yang Dude maksud adalah Andah, jangan-jangan kak Dude yang bernama Nino Stiawan. Nggak salah lagi, nggak ada orang lain yang namanya Kiandra Zanmant. Zantman itu kan nama Andah, dan kak Dude tahu nama Andah hanya Andah padahal lengkap nya Asmirandah Zantman. Dan yang mau ketemu besok juga Andah.
“Wa’alaikumsalam Kak, maaf kak, besok Putri nemanin Ann, ada urusan gitu”
“oooh, ya nggak pa apa Put, kakak Cuma nanya itu aja. Makasih ya Put sebelumnya”
Putri kembali Smsan dengan Ann
“Ann, Gimana seandainya kalo kak Nino itu Kak Dude, apa kamu akan terima, apa kamu tetap cinta, apa kamu tetap berhubungan dengan orang yang namanya Nino”
“kuharap bukan dia Put, kuharapa Kak Nino adalah kak Nino dan kak Nino bukan kak Dude”
“kalau kenyataannya Kak Nino adalah Kak Dude gimana”
“aku nggak tahu Put, aku nggak bisa terima”
“kamu nggak bisa lari dari kenyataan”
“maksud kamu Put, aku nggak ngerti dengan kamu”
“yaaa, memang kamu nggak pernah ngerti, nggak usah dipikirin, itu Cuma prediksi ku aja”
“yaaa, moga preidiksi mu salah, malam Put, C U”
“C U to”
Papa : sayang, belum tidur.
Ann : belum Pa, Ann belum ngantuk.
Papa : Ann papa ijinin kamu pake Jilbab, tapi kamu harus janji, kamu akan menjaga jilbab mu, menjaga tingkah lakumu, menjaga lisan dan perbuatanmu, Papa nggak mau hanya sekedar memakai tanpa tahu makna dan manfaatnya apa. Papa sayang kamu kamu melebihin apapun, nggak ada harta yang lebih berharga di banding kamu, Papa nggak mau kamu salah melangkah, salah pergaulan, salah tempat. Papa mohon jangan kecewakan Papa, kamu ngerti kan Ann.
Ann : iya Pa.
Papa : kamu keliatan kaya’ orang bingung, paham nggak apa yang Papa maksud. Jangan-jangan pikirannya lagi melayang pura-pura aja nonton Tv, Pura-pura dengerin Papa ngomong. Ada apa Ann, lagi jatuh cinta yaaaa.
Ann : nggak kenapa-napa Pa, Ann bingung aja, kenapa orang yang nggak Ann cintai, malah cinta sama Ann. Ann benci orang itu Pa, Ann nggak suka dia.
Papa : wah ternyata ada yang di tembak, untung anak Papa nggak kenapa-napa, Papa nggak akan maksa kamu dalam memilih calon suami harus seperti apa, untuk pendamping hidup mu yang penting baik, bisa menjadi imammu dan anak-anak mu nanti.
Ann :Pa, siapa yang mau nikah, lagian umur Ann masih muda, Ann nggak mau terburu-buru, selesai dulu kuliahnya baru boleh.
Papa :sambil nyelam minum air juga boleh Ann, gak ada larangan tuh, Aisyah aja nikah muda.
Ann : haha, Papa bisa aja, ntar lau Ann dah punya calon pasti dikenalin ma Papa.
Papa : oke, Papa tunggu janji mu.
Ann : tenang aja. (haduh tapi siapa nih, pikir Ann)
Bagian 5
18 juni 2010 Bertemu Nino
Jum’at sore Ann dan Putri udah menunggu di kafe tempat mereka akan bertemu dengan Nino. Perasaannya berdegup kencang, Sebelum Nino datang, ia udah berapa kali keluar masuk Toilet. Perasaan grogi belum berhasil ia usir, mungkin udah 5 kali Ann ke toilet.
Putri : Ann, biasa aja Ann, jangan nerpes gitu dung.
Ann : siapa yang nerpes.
Putri : bukitinya kamu udah berapa kali bolak-balik ke Toilet. Aku tahu Ann, lau kamu Grogi pasti kamu bawaannya sakit perut n pengen ke WC mulu.
Ann :iya sih sedikit, aku ke belakang dulu ya.misalnya kak Nino dah datang bilang aja aku ke toilet.
Putri : iya beres.
Dude : hay Put.
Putri : wah kak Dude disini juga, sering kesini ya kak.
Dude : nggak juga, kakak Cuma ada janji. Tapi meja yang dipesan, kok bisa sama dengan kamu ya. Yang ngajak kakak ketemuan, juga meja no 5. Apa kakak yang salah ya.
Putri : janji ma Someone yang special ya. Udah, kakak duduk aja siapa tahu orang yang ngajak kakak ketemuan ngubungin kakak lagi.
Ann : kak Dude kok disini.
Dude : iyaa nih Ann, lagi nunggu temen.
Ann : temen apa teman. Pacarnya ya. (baru aja kemaren bilang suka ma aku, dah punya gebetan baru. Dasar cowo’ sama aja, bisanya Cuma ngegombal)
Dude : kamu sering kesini ya Ann
Ann : emm, sering sih nggak. Cuma ada janji aja ma temen, katanya mau ketemuan, tapi dah jam segini belum muncul. nggak jelas tu orang, untung aja, aku ngajak Putri biar ada teman ngobrol.
Dude : jadi kamu ada janji juga.
Ann : iya mau ketemuan ma Kak Nino
Dude : Nino
Ann : iya Nino Stiawan, aku suka banget ma Kak Nino, makanya aku ngajak ketemuan disini. Aku mau liat langsung wajah Kak Nino.
Dude : berarti kamu Kiandra Zantman, kamu Kiandra Zantman iya kan.
Ann : iya kenapa???
Dude : Ann, aku Nino Ann, Nino Stiawan
Ann : nggak mungkin.
Dude : benaran Ann, kamu masih ingat, kamu curhat dengan kakak lewat email
Ann : aku nggak percaya, kakak bohong, kakak bohong. Kakak bukan kak Nino, dan Kak Nino bukan kakak. Putri tolong bilang sama aku ini semuanya bohong, iya kan Put, dan Kak Dude itu pembohong. Nggak mungkin, aku nggak percaya.
Putri : Ann, aku nggak tahu Ann.
Dude : Ann, kakak bukan pembohong. Apa yang kakak katakan itu benar, yang sering chat dengan kamu itu kakak. Nino, Ann.
Ann : Put, ini rencana kamu kan, sebenarnya kamu udah tahu kalo kak Dude itu Nino, aku benci kamu Put, kamu jahat.
Putri : maksud kamu apa Ann
Ann : udahlah Put, jangan pura-pura nggak ngerti. Kak Dude mulai sekarang jangan berhubungan dengan aku, aku benci kakak. Aku benci yang namanya Nino, Aku benci.
Dude : Ann, tunggu Ann.
Ann Pergi meninggalkan Dude dan Putri tanpa mendengarkan penjelasan apa pun. Ia kesel, kecewa banget, kenapa orang yang bernama Nino adalah Dude.
Putri : kak, kakak benaran Nino Stiawan.
Dude : untuk apa kakak bohong Put, kakak juga nggak tahu kalo yang namanya Kiandra itu Andah.
Putri : Sebenarnya Putri sempet curiga, Ann sering nyebutin nama kakak, dan kakak tadi malam SMS ke Putri mau ketemu dengan orang yag namanya Kiandra Zantman, Putri tahu Kiandra itu adalah Ann.
Dude : Pasti Ann kecewa banget, Ann kesel
Putri : besok pagi kita jelasin lagi, siapa tahu dia bisa terima
Dude : iya kakak harap begitu, kita pulang Put, kakak antar kamu ya.
Ann sampai, dirumah.
Papa : Ann kamu kenapa, datang-datang kok nangis. Tadi bukannya happy.
Ann : Pa, Ann kesel.
Papa : sini cerita sama Papa
Ann : Ann capek, Pa, Ann pengen sendi (masuk kamar, nangis n sampai tertidur)
***
Bagian 6
Pagi Sabtu 19 juni 2010
Papa : Ann, kamu nggak kuliah.
Ann : nggak enak badan Pa.
Papa : Papa antar ke Dokter, mau.
Ann : nggak usah pa, bawa istirahat ntar juga sembuh.
Papa : Sarapannya dihabisin, habis itu istirahat.
Telpon berdering
Bu ina : iya, ini dengan siapa?
Putri : Bu, Ann nya ada nggak, ini Putri.
Bu ina : ooh, ya neng, bentar ya, ibu panggil non Ann dulu. Non ada telpon dari teman non namanya Putri.
Ann : Pa, Papa aja yang angkat, bilangin Ann nggak kuliah.
Papa : ya, hallo Put.
Putri : Om, Ann nya nggak ada ya Om.
Papa : ooh, Ann. Ada, katanya dia nggak kuliah Put, lagi nggak enak badan
Putri : gitu ya Om, ma kasih Om. Assalamu’alaikum
Papa : Wa’alaikumsalam.
Kampus
Putri : kak, Kak Dude. Ann nggak kuliah kak, katanya sakit nggak enak badan.
Dude : kakak, semakin nggak enak Put, semuanya gara-gara kakak.
Putri : udahlah kak, berhenti nyalahin diri sendiri.
Dude : Gimana kalo sehabis kamu kuliah, kita kerumah Ann. Putri tahukan alamatnya.
Putri : iya boleh kak, sekalian jenguk dia.
Dude :iya, kakak mau minta maaf
Putri : moga aja kak, Ann mau maafin kita.
Dude : iya moga aja
Jam dua siang dirumah Ann
Putri : Bu ina, Ann nya ada nggak.
Bu ina : ada non dikamarnya, habis sarapan tadi pagi nggak keluar-keluar. Disuruh makan nggak mau, katanya kenyang.
Putri : ya udah, Putri kekamarnya ya bu, kak Dude tunggu disini ya.
Putri : Assalamu’alaikum. Ann buka pintunya, ini aku Putri
Ann : aku nggak mau ketemu kamu Put. Kamu jahat.
Putri : Ann, aku minta maaf, kamu dengerin penjelasan aku dulu, dibawah juga ada kak Dude, dia mau ketemu kamu Ann.
Ann : kamu pulang aja, aku mau sendiri, tolong jangan ganggu aku. Teriak Ann dari dalam kamar.
Putri : Ann, tolong kasih kak Dude kesempatan untuk ngejelasin semuanya. Biar semuanya jelas.
Ann membuka pintu
Ann : kurang jelas ya Put, aku ngomong apa. Aku benci kak Dude, aku nggak mau ketemu kak Dude, aku nggak mau ketemu orang yang namanya Dude ataupun Nino. Aku juga nggak mau ketemu kamu, aku mau sendiri.
Putri : Ann, dengerin aku dulu
Ann : nggak.
Putri : Ann
Ann : aku bilang nggak, nggak. Kamu budek ya…
Putri : yaaaah, kalo kamu maunya gitu, ya udah. Tapi kamu jangan nyesal kalo kamu tahu semuanya. Assalamu’alaikum.
Ann : kumsalam.
Maafkan aku Put, maafkan aku kak Dude. Bukanya aku nggak mau ketemu kalian, tapi aku hanya ingin ketenangan. Aku ingin menata hati ku. Aku masih nggak bisa terima, kenapa kak Nino itu kamu kak Dude. Aku suka sama kak Nino bukan Dude, tapi kenyataannya Kak Nino itu adalah kak Dude.
Seminggu kemudian suhabis pertemuan dengan Nino.
Putri : Ann kamu masih marah sama aku, aku minta maaf Ann
Ann : aku nggak marah, aku Cuma kesel.
Putri : kamu kok gitu Ann, aku teman kamu Ann. Tolong dengerin penjelasan aku dulu.
Ann : Put, nggak usah dibahas, semua nya udah jelas.
Putri : tapi bagaimana dengan kak Dude, kamu nggak maafin kak Dude.
Ann : jangan sebutin nama kak Dude lagi.
Putri : tapi Ann…
Ann : Putri, udahlah Put. Jangan bahas itu terus, aku mau focus ke tugas-tugas aku, bentar lagi kita mau ujian kan. Aku mohon kamu jangan ganggu aku.
Putri : okee, kalo kamu perlu aku, aku siap bantu, dan aku selalu ada untuk kamu.
Ann : ma kasih Put.
***
Bagian 7
Masih ngelamun, termenung, dan duduk sendirian. Papa Ann bingung, apa yang harus ia lakukan. Ia bingung ada apa sebenarnya dengan anak kesayangannya, prestasinya menurun jauh, IP yang selalu nyaris 4 menjadi 3,25.
Papa : Ann, prestasi kamu. Ann, Papa nggak ngerti apa yang kamu pikirkan, Papa bingung, kamu diajak ngomong Cuma diam, mau kamu apa Ann, kamu nggak kasian sama Papa. Kamu nggak kasian dengan rumah singgah kamu, bagaimana dengan nasib anak-anak disana, bagaimana dengan panti asuhan, kamu udah lama nggak kesana. Kamu nggak kasian dengan orang yang disekeliling kamu, kamu membuat orang bingung. Ann, jawab Papa, kamu sebenarnya kenapa?
Ann : nggak Pa
Papa : nggak apa? Semua keinginan kamu Papa turutin.
Ann : Ann, nggak bisa terima, kenapa orang yang nama Nino itu orang yang Ann Benci, dan kenapa dia malah Cinta sama Ann. Ann benci Pa
Papa : kamu maunya gimana, tanyakan pada hati kamu Ann, Hati kamu yang tahu sebenarnya? Kalo kamu memang nggak cinta sama orang yang cinta sama kamu, ya udah jangan dipikirin. Ini kamu pikir mati-matian, sampai prestasi kamu jauh menurun berarti sebenarnya kamu cinta sama dia.
Ann : Cinta apa Pa..
Papa : pokoknya Papa nggak mau tau, semester ini prestasi kamu harus bagus, udah hampir tiga minggu kamu kuliah disemster ini, tapi kamu keliatannya nggak semangat. Diam, ngelamun lagi, kamu mau apa Ann, disuruh makan nggak mau makan.
Ann : Dude, maafkan aku.
Papa : Ya Allah, apa yang harus aku lakukan.
Ann : Pa, sebenarnya Ann cinta sama dia, Ann sayang. Tapi Ann malu, karena Ann udah terlanjur bilang benci…
Papa : yang nama nya Nino itu siapa?
Ann : dulu Ann sering curhat sama kak Nino lewat email, Ann suka dengan saran-saran kak Nino, candaannya, nasihatnya. Tapi itu Cuma sesaat, Cuma perasaan Ann aja, bunga cinta Ann yang hanya di Dunia Maya dan itu nggak mungkin menjadi nyata. Ann nggak yakin kalo kak Nino (Dude) masih Cinta sama Ann
Papa : nggak ada yang nggak mungkin Ann, kalo kamu memang cinta sama Nino atau sama Dude, iyaa kamu cari orangnya, wujud kan mimpi kamu. Bunga cinta itu akan tumbuh dengan subur kalo kamu mau memupuknya, tumbuh diantara dua Dunia, baik itu maya ataupun nyata. Kamu harus yakin, pasti semuanya akan berbunga diantara dua Dunia
Ann : wah jadi Bunga Cinta Dua Dunia ya pa, haha. Hidup ini unik. Pa Ann janji, Ann nggak akan membuat Papa bingung lagi, dan prestasi Ann akan baik-baik saja. Mulai sekarang Ann akan berubah. Ann mau tidur pa, besok ada kuliah.
Bagian 8
18 oktober 2010
Harapan Ann hari ini, ia bisa bertemu dengan Dude, ia ingin minta maaf atas kesalahannya. Kesalahan yang pernah ia lakukan, membuat Dude babak belur dikeroyokin teman-teman Boy, menolak Cinta Dude, yang sebenarnya ia juga Cinta, tapi karena gengsi dan ke egoisannya ia memilih untuk menghindari Dude. Ia tahu ia salah, ia pernah nyakitin perasaan Dude, ia pernah ngatain Dude macam-macam, seharusnya kata-kata itu nggak keluar dari mulutnya. Ia ingin minta maaf.
Ann mengirim SMS ke Putri
“Put hari ini aku jemput, aku ingin kita seperti dulu lagi”
“Oke, aku memilih setia pada mu Ann.haha”
Depan Rumah Putri
Putri : waah tumben diantarin. Dah bosen naik motor ya, capek boncengin aku ya???
Ann : iya, hanya ingin menikmati hidup.haha. udah naik cerewet.
Putri : iya bawel.
Ann : haha, si cerewet masih ingat juga kalo aku bawel.
Putri : iya dung bawel, masa lupa
Ann : ya udah, Tuan Putri ku yang cantik jelita, yang cerewetnya sedunia. Silahkan naik mobil Kiandra Zantman Alias Andah.
Putri : sedunia, udin kali sedunia. Kamu kaya’ nya ceria banget, ada apa nih? Lagi jatuh cinta ya?
Ann : ya lagi jatuh cinta
Putri : dengan siapa kiandra?
Ann : ntar kamu juga tahu Put, aku minta maaf, selama ini aku buruk sangka sama kamu, aku nggak ngdengerin penjelasan kamu. Aku buat kamu kecewa, mungkin aku bukan teman yang baik Put.
Putri : Ann, sampai kapan pun kamu tetap teman terbaikku, kamu tetap sahabatku, nggak ada yang merubah itu. Aku sayang sama kamu Ann, kamu udah ku anggap adikku sendiri, kelurga ku bahkan lebih dari itu.
Ann : ma kasih Put, kamu baik banget. ooh ya Put, Kak Dude pa kabar ya?
Putri : yaa, baik-baik saja, kenapa?
Ann : nggak nanya aja.
Putri : kamu kangen ya ma kak Dude.
Ann : hehe. Sedikit
Putri : banyak juga nggak apa kali.
Sampai dikampus
Pak Rahmat : Non Ann, ntar jemputnya jam berapa.
Ann : jam satu Pak.
Putri : Ann, kamu sebenarnya suka nggak ma kak Dude.
Ann : aaaah, kamu kok nanya gitu.
Putri : Ann, jujur aja sama aku, sebenarnya kamu sukakan.
Ann : gimana ya, suka, ya aku suka Put. Aku aja yang dulunya bodoh, aku egois, aku gengsi dengan semuanya. Aku nggak pake hati.
Putri : berarti kamu cinta dung.
Ann : iyaaaaaaa, bisa seperti itu. Aku boleh minta tolong nggak, sebelum aku terlambat, aku mau ketemu kak Dude, aku mau minta maaf.
Putri : emmm, kamu, memang udah terlambat sih.
Ann : maksud kamu Put?
Putri : kak Dude kan udah nggak kuliah lagi, jadi kamu nggak bisa ketemu kak Dude.
Ann : maksud kamu kak Dude berhenti kuliah atau kak Dude ambil cuti.
Putri : nggak dua-duanya
Ann : jadi?
Putri : Ann, kak Dude dah pulang kekampungnya. Kak Dude dah selesai kuliahnya, tinggal nunggu wisuda aja. Belum lama sih pulangnya.
Ann : kamu kok nggak ngasih tahu.
Putri : kan kamu sendiri yang nggak mau dengerin nama kak Dude lagi.
Ann : Put, kamu harus tolong aku, kamu harus dapat alamatnya kak Dude. Aku mau ke Garut Put, aku mau nyusulin Kak Dude. Besok aku harus ketemu kak Dude.
Putri : besok, kamu yang benar.
Ann : benar Put. Aku mau ke Garut, aku mau minta maaf sama kak Dude, mudahan aja kak Dude mau maafin aku.
Putri : tapi kita ka nada kuliah Ann
Ann : aku nggak perduli, yang penting aku ketemu kak Dude. Kamu harus bantuian aku.
Putri : oke, ntar aku hubungin kak Dude. Aku pasti bantu kamu kok, bahagia mu adalah bahgia ku Ann.
Ann : makasih Put, makasih banget, ntar kamu temanin aku belanja ya, aku mau beli jilbab.
Putri : kita masuk dulu ya, semester ini harus lebih baik. Ya nggak.
Ann : iya cerewet.
Sepulang belanja Ann langsung menghempaskan badannya di tempat tidur, ia capek, letih, lelah karena seharian belanja, mencari baju yang pas, jilbab yang cantik, dan oleh-oleh yang akan dibawanya ke Garut.
Ann : Pa, Ann Mau minta izin ma Papa, boleh nggak Pa.
Papa : izin apa?, kamu udah sholat belum?
Ann : udah dung Pa, Ann besok pagi mau ke Garut Pa.
Papa : besok pagi???bukannya kamu ada kuliah? Kenapa nggak tunggu Papa. Kita sama-sama, kamu mau ke perkebunan kan.
Ann : harus besok pa, Ann mau ketemu kak Nino ketemu Dude. Ann mau minta maaf.
Papa : tapi Ann, kalo besok, nggak ada yang ngantarin kamu, mobil kamu terpaksa Papa pakai, mobil Papa di bengkel, Papa pulang kerja aja naik taxi Ann.
Ann : Ann bisa pake motor Pa.
Papa : nggak, kamu boleh pergi.
Ann : Pa, Ann harus pergi.
Papa : Papa yang akan ngatarin kamu ke Garut, tapi nggak besok.
Ann : Ann maunya besok Pa, Ann bisa sendiri kesana, kalo nggak di ijinin pake motor, Ann naik bis aja. Boleh kan Pa, iya Pa.
Papa : Ann, Ann. Keras kepala, susah dirubah ya. Oke Papa ijinin.
Ann : ma kasih Papa, Papa baik deh.
Waktunya isya, sholat isya, selesai Sholat. Matiin lampu, tarik selimut, berdo’a, tidur.
Bagian 9
Jam menunjukan jam 04.00 dini hari suara azan subuh terdengar sangat merdu, siapa yang bisa bangun dan menikmati indahnya pagi akan terasa nyaman dan tenang. Ada getaran hebat dihati Ann ketika nama Allah azza wajalla dikumandangkan, air wudhu membasahinya raut kesegaran nampak jelas diwajah Ann. Saatnya bermunajat kepada Allah dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikannya.
Papa : assalammua’laikum, kamu dah bangun sayang “
Ann : wa’alaikumsalam, Pa, Papa udah sholat”
Papa : belum, ini mau ngajak kamu jama’ah”
Ann : Papa mah telat, Ann udah duluan pa”
Papa : kamu curang ya nggak ngajak-ngajak papa, gimana kamu yakin mau pergi kegarut sendirian”
Ann : yakinlah pa, siapa takut”
Papa : iya, tapi takut sama tikuskan, hahaha, ya udah kamu kemas-kemas ya, papa mau sholat ntar keburu waktunya habis”.
Ann : oke, siap deh pa, Ann akan dandan yang cantik”
Papa : anak prempuan, memang enggak lepas dari dandanan”
Ann : aaaaah, anak prempuan papa juga kan”
Papa : iya, ya”.
Pak luki berjalan menuju ruangan sholat, sementara Ann sibuk mengemaskan barang bawaannya, Ann juga sibuk memilih baju yang akan dipakainya pagi ini, dan memilih beberapa helai jilbab yang baru dibelinya hari kemarin. Baju yang akan dipakai telah terpilih, berwarna biru muda, begitu juga dengan jilbab sedangkan bawahannya warna itam. Ann duduk didepan cermin memandangi wajahnya dan menilainya sendiri “ Kurasa aku cantik menggunakan jilbab dan memang sepantasnya aku berjilbab, kenapa tidak dari dulu aku menggunakannya. Bismillahirrohmannirohim, mulai hari ini aku putuskan untuk menutup auratku selamanya”. (gumam Ann dalam hatinya).
Papa : Ann, sarapan dulu..”.
Ann : iya pa, bentar, tanggung nih”
Papa : cepetan, ntar makanannya dingin, enggak enak”
Ann keluar dari kamar, sambil nyanyi-nyanyi kecil, mau tahu lagu apa yang dinyanyikannya simak ya, enggak asing lagi kok n suaranya bagus banget. ckckck….
“Bila waktu terus memanggil, agar dua hati dapat menyatu. Bukan aku tak ingin cinta, tapi aku takut menyakitimu. Dan kini aku jauh darimu, ada yang hilang dari hatiku. Cinta tak dapat ditebak, apa maunya hati, salahkah kitaaaaaaaaaaa”.
Papa : nggak ada yang salah kok sayang”
Ann : aaaah, papa. Ann jadi malu”
Papa : anak Papa cantik sekali pakai kerudung, tapiiiii”
Ann : tapi apa Pa”
Papa : masih kalah cantik dari Mamanya”
Ann : haha, papa bisa aja, Ann ma Mama saingan pa, sama-sama disayang sama Papa”
Papa : andai ajaaa, mama mu………”
Ann : udahlah Pa, Mama pasti senang disana, ayo pa kita sarapan, wah tumben menu pagi ini ada bubur ayamnya, biasanya Cuma roti bakar keju sama omelet dan segelas coklat hangat, bu ina lagi rajin yaaa”.
Ibu Ina : ibu mah tiap hari udah rajin Non, memangnya non kemana aja kok baru tahu”
Ann : hahahaha, si ibu pagi-pagi dah ngelucu, iya bu baru tahu nih lau ibu memang rajin, hehe, damai bu damai”.
Papa : dah Ann jangan becanda mulu”.
Ann : hehe Papa, seger pa lau banyak becanda, ibu ikutan dung sarapannya, ayo bu enggak usah malu-malu”
Ibu ina : mangga non, ibu engke deui, nanti saja ya.
Ann : aaah ibu, nanti mah bukan sarapan atuh bu, nya atos moal mam mah Ann habiskeun makanan na”
Ibu ina : mangga neng, yang enak mam nya ya, yang banyak biar neng sehat”
Ann : ibu disuruh sarapan kalah jualan buah, mangga doang tapi, nih Ann kasih modal biar jualannya ada semangka atau melon buat nemanin mangga.hehehe”.
Papa : Ann, Ann, becanda terus sama orang tua, cepetan habiskeun sarapanna, bu ina sarapan bareng didie’u nya daripada aya nu ngomel-ngomel, karunya nu di Garut bisi kena omelana Andah”
Ibu ina : iya pak. kapan ya pak, Ann…...
Bu Ina belum selesai ngomong tapi sudah dipotong sama Andah.
Ann : kapan-kapan kita berjumpa lagi”
Papa : Astagfirullohaladzim, Ann jadi ke Garut moal Ann?”.
Ann : hehe, iya papa sayang, jadi dong, jangan marah ya, piss pa, bu….maaf ya. Pa, papa kapan mau ke Garut?”.
Papa : ya, rencananya dalam minggu ini sambil melihat perkembangan kebun teh kita. Pak Ridwan nelpon Papa, katanya kebun teh kita ada yang terserang hama”.
Ann : hama apa Pa? Ulat Bulu yaaaa”
Papa : kamu sembarangan, ntar kamu keterminal diantarin sama Pak Rahmad ya”.
Ann : oke pa”
Papa : hati-hati disana, jangan buat ulah”.
Ann : iya pa, papa tenang aja”
Papa : kalau kamu ketemu Pak Ridwan, bilangin, Papa dalam minggu ini mau kesana”
Ann : Insya Allah Pa”
*****
Perjalanan menuju Garut, lumayan memakan waktu dua jamman dari kota Bandung dan itu belum sampai tempat tujuan. Baru kali ini Ann naik Bus, biasanya kalau perjalanan jauh dia di antar sama supirnya, pak Rahmat. Berhubungan hari ini, mobil Papa nya masih dibengkel, jadi Papanya Ann minjam mobilnya Ann dulu. Kalau perjalanan masih dalam kota, Ann lebih memilih pakai sepeda motor katanya lebih cepat nyampai.
Ann duduk berhimpittan sama ibu-ibu, kebetulan ditengah-tengah Ann dan ibu itu ada anak kecil mungkin anaknya ibu itu. untuk menambah serunya perjalanan, supir Bus mutarin lagu-lagu, ya tujuannya supaya perjalanan enggak terasa jauh dan sekaligus untuk menghibur penumpang.lagu yang terpilih sesuai dengan hati nya Ann, tahu banget tuh supir lau Ann suka dengan lagu ini, enggak terasa Ann juga ikutan nyanyi, karena hati bicara by oki setiana dewi feat Andi Arsil. “ Mengarungi samudra mahligai nan suci, penuh gelombang silih berganti. Semua adalah ujian pengua cintaaaa bila hati bicara. Terkadang tak perlu terucap kata-kata tuk selami dalamnya hatimu, susah senangmu jadi bagian hidupku karena hati bicara, dan seterusnya………..”
Alhamdulilah sekarang sudah sampai di terminal Garut (terminal Guntur) tapi untuk sampai ketempat tujuan harus naik angkot lagi.
Ann : maaf Pak, mau nanya, kalau ke alamat ini, naik angkot yang mana ya pak?"
Supir Bis : oooh ini, itu neng naik angkot yang warna abu-abu no 06, jurusan Bojongloa”.
Ann : makasih ya pak”
Supir Bis : iya neng”
Sekarang Ann naik angkot jurusan bojongloa, perasaan nya campur aduk, rasa senang, takut, was-was bergabung menjadi satu, senang karena akan bertemu dengan orang yang dicintainya, takut, takut ditolak karena ia pernah menyakiti perasaan orang yang ia cintai. Sejenak ia menarik napas dalam-dalam, ia menata hatinya supaya bisa tenang kalau bertemu dengan Nino (Dude). Sementara angkot yang ia tumpangi terus melaju dengan kecepatan rata-rata. Ann sengaja memilih duduk tepat dibelakang supir, supaya nyaman ngobrol. Bagi Ann mah nggak enak diam-diaman.
Ann : pak, nanti tolong turunin saya dipasangrahan ya, gang mustofa yang di depan Bank BRI”.
Supir Angkot : iya neng, si eneng teh dari mana, maksud saya asalnya”.
Ann : Bandung pak”.
Supir Angkot : ooh dari Bandung, di Pasangrahan ada sodara ya neng”
Ann : iya pak, ada”
Dari terminal Guntur menuju Desa Pasangrahan tidak terlalu jauh, hanya memakan waktu sekitar 30 menit.
Supir Angkot : Neng, sudah nyampai nih”
Ann : iya pak, ongkosnya berapa pak”
Supir Angkot : Rp. 3000 neng”.
Ann : ini pak, uangnya” (Ann memberikan selembar uang 20000)
Supir angkot : waduh maaf neng, bapak nggak ada kembalian, uang pas ada neng”.
Ann : nggak ada pak, kembaliaannya buat bapak aja”
Supir Angkot : bapak jadi nggak enak neng”.
Ann : teu nanaon bapak”
Supir Angkot : nuhun neng geulis, mugi-mugi murah rejeki, dapat jodohnya kasep, ganteng, soleh, siga artis Dude Harlino”.
Ann : amin, makasih pak”
Masih dalam pencarian alamat rumahnya Dude, mudah-mudahan alamat yang diberikan Putri beberapa hari yang lalu, itu benar. Nggak mungkin Putri membohongi Ann, Putri teman baik Ann, dan bisa dikatakan sahabat. Putri pernah bilang, bahagianya Ann adalah bahagianya Putri, jadi untuk apa membohongi sahabat sendiri. Putri juga cukup dekat dengan Dude, ia sudah menganggap Dude kakaknya sendiri, mudah aja bagi putri mendapatkan alamatnya.
Ann : maaf pak mau nanya alamat ini (sambil nunjukin alamat dikertas)
Bapak-Bapak : kalo ini mah daerah sini neng, mau kerumah siapa kitu neng, teh?”.
Ann : bade ka bumi A Dude, anu uliah di Bandung, bapak terang”.
Bapak-Bapak : orang sunda gening si eneng teh, terang atuh neng tatanggaan bapak eta mah”.
Ann : tetangga bapak nya, ka palihmana nya pak bumina”.
Bapak-Bapak : hayu ka bapak di anteur ka bumina”
Ann : Alhamdulillah, nuhun pisan”.
Bapak-Bapak : sami-sami neng, hayu, ieu neng bumina, mangga atuh nya”
Ann : muhun pak, hatur nuhun”.
Ann bertemu dengan ibunya Dude, ibunya ramah sekali dan ngomongnya lembut banget, pantasen anaknya juga nggak jauh beda. Yaah bagaimanapun kepribadian anak tergantung orangtuanya ingin menjadikan hitam atau putih, bukankah seorang anak dilahirkan dalam keadaan suci tergantung orangtua menjadikannya apa, Jika anak dibesarkan dilingkungan yang baik insya allah dia akan baik juga.
Ann : Assalamua’laikum”
Ambu : wa’alaikumsalam’
Ann : maaf bu, kak Dude nya ada, saya temannya dari Bandung”
Ambu : lagi tandur neng nanem padi disawah, ini Ambu juga mau kesawah”.
Ann : Ya udah ambu, kita sama-sama aja kesawahnya. nggak paapa kan kalo saya ikut soalnya saya ada perlu sama kak Dude, penting bu”
Ambu : ya nggak pa apa atuh neng, tapi neng jalannya jauh, naik turun lagi, kasihan nengnya udah geulis, cantik begini pergi kesawah, biar ambu saja yang suruh Dude pulang dulu ya”
Ann : nggak usah ambu, nggak pa apa kok saya ikut kesawah”
Ambu : ya udah atuh, kalo begitu mah. Hayuuuu
Kesawah, ini juga kali pertama bagi Ann, meskipun jalannya turun naik Ann tetap semangat, padahal napasnya sudah tak beraturan karena kecape’an. Demi orang yang ia cintai ia rela demi orang yang ia sayangi ia ikhlas meniti jalan yang berliku dan turun naik seperti itu, Dude juga nggak kalah hebat, libur semester ia manfaatkan untuk membantu orang tuanya dikampung tapi sekarang bukan liburan, ia sengaja untuk pulang kampung. karena, katanya kangen sama orang tua. ia ingin berbagi kebahagiaan karena munaqosah skripsinya berjalan dengan lancar bahkan mendapatkan predikat terpuji, ia juga salah satu mahasiswa tercepat diangkatannya bisa menyelesaikan kuliah di fakultas pertanian jurusan Sosekta dengan waktu 3 tahun lebih. Biasanya paling cepat mahasiswa bisa selesai 4 tahun. Bahkan ada yang 5 tahun atau 6 tahun baru selesai, ia nggak mau membuang-buang waktu hanya untuk dibangku kuliah saja, kalau bisa selesai dengan cepat kenapa nggak.
Banyak target yang harus ia jalankan, mendapat pekerjaan yang layak, membahagiakan orang tua, mengulyahkan adiknya juga. Selama ia kulyah jarang sekali ia harus meminta dengan orang tua kecuali sudah sangat mendesak, malu rasanya anak laki-laki yang sudah dewasa masih minta-minta, pekerjaan apapun ia lakukan yang penting halal dan menghasilkan duit, ia pernah menjadi loper koran, bekerja diresto, menjadi guru les, kerja ditempat pencucian motor.
Jerih payahnya membuahkan hasil, dengan tambahan uang beasiswa prestasinya ia manfaatkan untuk membeli komputer dan ia membuka rental komputer didekat kos-kossannya, kebetulan tempat ia membuka rental milik orang yang punya kos jadi ia diijinkan untuk menggunakan tempat itu tanpa dipungut biaya. Tempat rentalnya, bekas pemilik kos berjualan sembako alias warung kecil-kecilan, rental itu ia percayakan dengan teman kosnya sementara ia pulang ke Garut.Ia juga diminta orang di Fakultasnya untuk menjadi asisten Dosen. Untuk sekarang ia memilih membantu orang tuanya dulu, ia juga ingin merasakan berteman dengan lumpur dan teriknya matahari, seperti yang orangtuanya lakukan.
Ann : Ambu, kak Dude sebelah mana bu?
Ambu : itu, sebelah kanan. neng mau turun kesawah juga.
Ann : iya ambu”.
Ambu : bagusnya neng nunggu disaung, biar ambu yang manggil Dude nya, itukan lumpur neng, kasian si eneng udah geulis gini jadi kotor.
Ann : nggak pa apa ambu, saya nemuin kak Dude dulu ya Ambu.
Ambu : ya neng hati-hati
Meskipun sudah dilarang, tapi Ann tetap nekat turun kesawah juga, yaa maklumlah yang lagi jatuh cinta, biar panas biar lumpur nggak jadi masalah.
Ann : kak Dudeeeeeeeee” teriak Ann dari pematang sawah
Dude : kamu siapaaaa” jawab Dude pura-pura nggak kenal padahal ia kenal banget suaranya Ann.
Ann : kakak udah lupa sama aku, aku Ann kak, Andah. kalau kakak masih lupa juga, kakak ingatkan sama Kiandra”
Dude : ooooh, kiandra, kamu mau ngapain”
Ann : mau jualan dodol,hehehe, yaa aku mau ketemu kakak”
Dude : tapi Ann, kakak lagi…………”
Ann : iya aku tahu kakak lagi disawah” tanpa disuruh Ann langsung turun kesawah meskipun lumpur
Dude : kiandraaaaaaaaa, lumpur”
Ann : biarin, aku nggak perduli yang penting aku ketemu kakak”
Dude : Ann kamu nekat banget”
Ann : Kak, aku,,,,a a aku” Ann ngomong dengan terbata-bata mungkin grogi
Dude : aku kenapa”
Ann : aku datang dari Bandung kak” jawab Ann sekenanya, ia mencoba menata hatinya kembali, hatinya berdegup kencang ada desiran hangat yang mengalir rasanya sampai ke ubun-ubun.
Dude : kamukan memang orang Bandung”
Ann : kakak masih marah sama aku, aku mau minta maaf kak”
Dude : siapa yang marah?’’.
Ann : iya kakak.mungkin kakak pernah kesel sama aku, marah sama aku, mungkin waktu dikampus aku sangat nyebelin, aku orang yang cuek, jutek banget dan nggak peduli gitu sama orang. Aku Mau Minta Maaf Sama Kak Dude, kakak maukan maafin aku”
Dude : kakak bingung Ann, kamu datang-datang minta maaf”
Ann : kak, sebenarnya, sebenarnya a aku, aku”
Dude : haduuuuh Ann, kamu ngomong apa sih, jangan tegang gitu dung. Rileks-rileks”.
Ann : siapa yang tegang”
Dude : iyaaaaa, kamu. Sebenarnya kamu mau ngomong apa, hayo?’’.
Ann : emmmm, aku, aku sa sayang sama kakak, aku juga cinta sama kakak (Ann langsung mengalihkan wajahnya biar nggak berhadapan langsung dengan Dude, Dia malu banget kalau ditolak) kak, aku nggak salahkan ngungkapin ini semua, aku beneren cinta sama Kakak. Demi Allah Kak”.
Dude : kakak tahu kamu mau bilang itu ke kakak, nggak ada yang salah kok”
Ann : kakak tahunya dari mana”
Dude : kalau kamu nggak cinta sama kakak, nggak sayang sama kakak, nggak mungkin kamu bela-belain datang kesini dan mau turun kesawah, maafin kakak Ann”
Ann : Maaf buat apa kak”
Sebelum Dude menjawab pertanyaan Ann, tiba-tiba Ratna dateng
Dude : Assalamu’alaikum Aa, A istirahat dulu, pasti Aa cape’ kan. Na bawain makanan buat Aa, A makan dulu ya, biar Aa nggak sakit”
Ann keliatannya cemburu sama tu cewe’’. Pikirannya berkecamuk dan hatinya juga bertanya-tanya, sebenarnya perempuan itu siapa, jangan-jangan tunangan Dude atau pacarnya Dude. Kalo bukan pacarnya nggak mungkin perhatian banget dan bela-belain ngantarin makanan kesawah.
Dude : kak, nggak usah dijawab aku dah tahu jawabannya apa?’’.
Ann : hahahaha, kakak belum bilang apa-apa kamu udah tahu duluan. mantap kamu Ann”
Andah makin marah karena diketawain sama Dude, ia pergi tanpa permisi
Ratna : kenapa Aa teh ngetawain dia, jadinya marahkan, cepetan kejar A ntar keburu jauh dan pulang ke Bandung terus nggak maafin Aa, ntar Aa nangis-nangis lagi ma aku, akukan bosen dengarin cerita cinta Aa yang ditolak sama cewe’ kota itu”
Dude : kamu teh kalo ngomong tong sembarangan, Aa cowok terganteng di Desa ini, jadi moal aya cewe’ nu nolak cinta Aa, jeung satu dai teu aya kamusna Aa nangis karena cewe ”
Dude langsung ngejarin Ann yang perginya belum jauh dari tempatnya menanem padi.
Ratna : nya sok lah kuma Aa, mudah-mudahan teh Andah lagi mikir kalo Aa ganteng dan akhirnya mau nerima cinta Aa”.(teriak Ratna). Uwa anak uwa teh meni pd pisan ngaku-ngaku panggantengna di Desa ieu, padahalakan pangjelekna uwa, hahaha”
Ambu : eh anak uwa memang panggantengna, buktina eta neng Andah nyusul kadieu, geulis pisan orangnya”
Dude berhasil nyusulin Andah dan megangin tangan Ann
Ann : kak lepasin”
Dude : habisnya kakak takut kamu pergi, kakak minta maaf karena kakak……………”
Ann : kakak masih marah sama aku kan, kakak juga nggak bisa cinta sama aku kan, kakak dah punya pacarkan. aku dah tahu semuanya kak”
Dude : pacar, pacar dari hongkong, kakak belum punya pacar Ann”
Ann : aah, nggak usah boong, cewe tadi perhatian banget ma kakak, bawain makanan, nyuruh kakak istirahat biar nggak terlalu capek, ngingatin waktunya makan biar nggak telat makan, biar kakak nggak sakit”
Dude : hahahaha, Ann kamu lucu”
Ann : nggak ada yang lucu, terusin aja ketawanya sampai puas, aku tahu kakak masih marah karena sikapku dikampus ma kakak, jadi wajar kalo kakak masih marah sama aku”
Dude : kamu jangan salah paham Ann, kakak nggak mungkin bisa marah atau benci sama kamu, justru kakak mau minta maaf, karena kakak udah buat kamu susah pergi kesawah kaya’ gini”
Ann : nggak pa apa kok, aku ikhlas, karena aku sangat mengharafkan kakak mau maafin aku supaya kakak nggak marah dan benci sama aku lagi”
Dude dan Ann diem-dieman, Dude masih mengharap ucapan Ann yang ngungkapin perasaannya disawah tadi, begitu juga dengan Ann Dia diam karena mengharapkan Dude bilang cinta juga ke Ann, seperti pertama kali Dude ngungkapin perasaannya sehabis kegiatan Rohis beberapa bulan yang lalu.
Dude : kakak nggak mungkin bisa marah sama kamu Ann, bisa benci, karena seseorang yang mencintai tidak akan bisa melakukan hal itu terhadap orang yang dicintainya”
Ann : maksud kakak” (Ann pura-pura nggak ngerti)
Dude manggut-manggut
Ann : maksudnya kak, kakak juga (belum selesai Ann ngomong Dude dah motong duluan)
Dude : iyaa, kakak Cinta sama kamu, kakak juga sayang sama kamu Ann, sama kamu kiandra ku”
Ann : aku juga kak”
Ann dan Dude seneng banget perasaan keduanya berbunga-bunga, karena cinta yang sudah lama tertanam akhirnya tumbuh dengan subur, nggak ada lagi masalah nggak ada lagi rintangan kalaupun ada gelombang yang menghampiri dan Badai yang menerpa mereka akan hadapi bersama-sama. Karena hati keduanya telah menyatu, karena hati keduanya telah bicara.
Dude : aku sayang kamu Ann aku cinta, aku mencintaimu karena Allah, dan aku Yakin kamu juga mencintai aku karena Allah”
Ann : aku juga sangat mencintai kakak, karena aku juga yakin kakak mencintai aku tidak melebihi rasa Cinta Kakak terhadab Allah, tapi bagaimana dengan Ratna kak…”
Dude : Ratna itu adik sepupu kakak, bukan pacar kakak. Jadi kamu nggak usah cemburu ya, cinta kakak sepenuhnya untuk mu Kiandra”
Ratna menghampiri Dude dan Andah, ia turut menjelaskan semuanya, Ratna nggak mau Ann salah paham
Ratna : iya benar, aku adik sepupu A Dude, ku sayang sama A Dude karena kita sodara”
Ibunya Dude juga membenarkan
Ambu : iya mereka ini sangat dekat dari kecil, jadi neng geulis jangan marah ya”
Ann malu banget
Ratna : teh Ann, tolong terima cintanya Aa, aku dah bosen ngedengari curhatan Aa yang selalu cintanya ditolak sama cewe, apa lagi si Aa ceritanya pake nangis-nangis”
Dude : enak aja, itu mah fitnah”
Ann : iya Ambu. Ratna, maaf ya aku dah salah sangka ma kamu”
Ratna : nggak pa apa, aku teh seneng pisan, akhirnya si Aa ada yang suka, geulis deuih, teu aya di Desa ieu nu geulis pisan siga teh Ann”
Dude : Astagfirulloh, fitnah kamu teh Ratna, Aa teh loba, banyak nu suka ku Aa, tapi Aa tolak da Aa teh cinta mati sama Andah. Sama kaya’ kamu cinta mati sama si Baim tuh”.
Ratna : eh eh, naha Baim dibawa-bawa, teu aya hubungana”.
Ambu : udah-udah kalian udah Gede, pasea wae berantem mulu, kamu juga Dude nggak malu sama neng”
Dude : iya Ambu, maaf”
Ratna : Ratna juga minta maaf uwa”
Ambu : ya sudah lebih baik kita makan dulu disaung, ayo neng An”
Dude : Ambu, saya mau bersih-bersih dulu ke sungai, Kamu ikut Ann ke sungai?”.
Ratna : alaaaaaaah Si Aa padahal disitu juga bisa bersih-bersih”
Ann : ayo kak, aku juga mau liat sungai”.
Ratna : si Teteh mah 11-12 sama Aa’’
Dude : bawel kamu Na, kalau mau ikut nggak ada yag larang. Ayo Ann, si Ratna biarin aja. Palingan dia nyusul kalau mau kesungai”
Dude dan Ann berjalan menuju sungai, jalannya sama, masih turun naik.
Ratna : Aa tungguin, sepupunya yang cantik gini kok ditinggalin, akukan juga mau kesungai, Aa tahu kan bidadari yang sering mandi kesungai itu”
Dude : terus kenapa?”
Ratna : mereka kan ada enem A disungai, jadi masih kurang satu, nah yang kurang itu aku”
“hahaha” An Dan Dude serentak ketawa
Ann : bisa aja kamu Na’’
Dude : iya bidadari, tapi kok bidadarinya jelek ya, Aa Cuma punya sepupu si Ratna yang jelek bukan orang yang ngaku-ngaku cantik kaya bidadari”
Ann : Kak, masih jauh ya sungainya?”
Dude : bentar lagi nyampai, kamu cape’ ya, itu sungainya dah nampak”
Ann : ooooh itu kak, yang banyak batu-batu ya kak”
Dude : iyaaa”.
Ketiganya nyampai disungai, Ratna langsung turun kesungai dan mainin air
Dude : kamu mau turun, sini kakak bantuin” Dude mengulurkan tangan untuk membantu Andah
Ann : kak sungai nya bagus banget ya, masih alami”
Dude : iya masih alami, itu yang kesana lebih bagus”
Ratna : Teh Ann sini teh, sama Ratna disini enak, ayo Teh aku bantuin, pegangan ma aku. Kalo Teteh nggak mau ma aku, pegangan ma Aa aja”.
Ann : hehe, kamu Na ada-ada saja, ya udah aku kesana. air nya dingin banget ya, lumayan deras juga”.
Dude : iya dingin banget, hati-hati Ann”
Ann : iya kak, kakak juga hati-hati”
Ratna : ehem-ehem, saling perhatian nih, aku juga mau dung Teteh, Aa diperhatiin n disayang-sayang”
Dude : ooh kamu juga mau Na”
Ratna : iya atuh A semua orang juga seneng dapat perhatian lebih dari orang yang dicintainya”
Ann : tenang aja Na, kita pasti kasih perhatian lebih, iya kan kak”(Ann melihat Dude dan menberikan isyarat)
Dude : iya pasti itu Na (Dude ngerti apa yang dimaksudkan Ann)
Ann : ayo kak kita kasih sekarang aja perhatian lebihnya dan rasa sayangnya”
Dude dan Ann kompak nyiram Ratna, Ratna basah dan akhirnya jatuh karena menghindari siraman dari Dude dan Ann
Ratna : aaaaaaaaaaah udah ah Teh, Aa. ini mah bukan perhatian tapi penyiksaan mah penganiayaan, aku jadi jatuh and basah kuyup kaya’ gini gara-gara kalian. Dingin tahu”
Dude : untung yang dinginnya tahu bukan tempe, ya nggak An”
Ann : iya kak, kalo tahu yang dingin bisa di angetin lagi, jadi nggak pa apa kedinginan juga”
Dude dan Ann ketawa karena berhasil jailin Ratna
Ratna : dasar pasangan jail, kompak bener”
Ann : kalo kompak mah, harus Na.iya Kan kak”
Dude : iya Ann, pasti itu, harus kompak. Apa lagi jailin orang bawel kaya’ Ratna. Hahaha”
Ann : hahaha, iya kak bener”
Ratna : seneng banget kalian, ngelihat bidadari cantik gini menderita”
Ann : hahaha, bidadari cantiknya kaya’ aku ya Na. iya nggak kak”
Dude : oooh iya dung Ann, malahan bidadari kalah cantik, soalnya mereka nggak punya idung yang mancung banget kaya’ kamu”
Ann : hehehehe, gombal banget kakak, kaya’ pernah lihat bidadari aja”
Ratna : hati-hati Teh Ann, rayuan gombal tuh”
Ann : nggak pa apa kok Na, perempuankan emang dasarnya suka digombalin.hehehe”
Dude : ya udah Ann kita pulang sekarang yuuk, kata Ambukan jangan lama-lama”
Ann : iya kak, ayo”
Dude : hati-hati Ann, bentar kakak dulu yang naik, ntar kakak bantu kamu biar nggak jatuh”
Ann : iya kak”
Dude : sini kakak bantu, (sambil ngulurin tangan, Ann juga sama) awas kepeleset”
Ann : nggak kok, makasih ya kak”
Dude : cepat Na naik ”
Ratna : iya, ini juga mau pulang”
Dude : sini Aa bantu” (sambil narik tangan Ratna)
Ratna : nuhun A”
Dude : iya Na, ayo kita pulang, takut ambu marah kalo kelamaan”
Ratna : iya A”
Dude : ayo An”
Ann : iya kak”
Mereka bertiga kembali kesawah
Ann : Alhamdulilah nyampai juga”
Dude : kamu capek ya Ann”
Ann : heeem lumayan sih, tapi seru main air disungai. Lain kali kita kesana lagi ya kak”
Dude : beneran kamu senang”
Ann : iya bener, masa boong”
Dude : iya, ya. Lain kali kita kesana lagi”
Ann : oke, janji kakak aku tunggu”
Dude : Insya Allah kakak tepatin janjinya”
Ambu : ayo Dude, neng Ann, Ratna kita makan dulu, pasti laperkan”
Dude : iya Ambu, ayo Ann”
Ann : iya kak”
Semuanya makan dengan lahap, menjelang sore semua pulang kerumah
Ann : yaa, hallo pa, Wa’alaikumsalam”
Papa : Ann kamu nginapnya dimana nggak balik ke villa” suara papa andah dari dalam telpon
Ann : nggak pa, Ann nginap dirumah sepupu nya Dude, kalo ke villa takutnya kemalaman nyampainya”
Papa : oh ya udah, baik-baik ya sayang”
Ann : iya pa”
******
Bagian 10
Bunga Cinta Dua Dunia
Matahari mulai menampakan sinarnya, warna kuning keemasan menghiasi ufuk timur. hawa dingin masih terasa menusuk tulang, tapi tidak samasekali menghalangi dan menyurutkan semangat orang-orang untuk beraktivitas, semuanya sibuk dengan kegiatan masing-masing, ada yang kesawah, ada yang mencari kayu bakar, ada yang kepabrik dodol, dan kekebun teh, sementara anak-anak yang berseragam merah putih begitu semangat menuju sekolah.
Ambu : Aa sarapan heula tos disiapkeun ku ambu, ajak si neng Ann jeng Ratna kadieu sarapan bareng”
Dude : Muhun Ambu, abi nyauran heula Ann sareng Ratna nya bu” (saya manggil mereka dulu ya bu)
Ambu : Enggal Aa (Cepetan A)
Dude : Muhun Ambu, Assalamu’alaikum”
Ambu : Wa’alaikumsalam, Warah matullah”
Jarak rumah Dude dan Ratna tidak terlalu jauh kira-kira lima buah rumah dari rumahnya Dude. jadi enggak harus menggunakan kendaraan untuk menjemput Ratna dan Andah. cukup jalan kaki, hitung-hitung olahraga dipagihari.
Dude : Assalamu’alaikum”
Ratna : Wa’alaikumsalam, suit-suit. isuk-isuk geus apel deui yeuh.hahahaha”
Dude : Syuuuuuuuuuuuuut, jempe m teh, diem bisi kadangueun ku Andah, era nyahoo”,
Ratna : hahaha
Dude : eeh kalahkan seuri si Ratna, emang nya nugelo (alias orang gila mah sok tiba-tiba ketawa)
Ratna : malu yeuh Aa
Ann : Ada apa nih pagi-pagi pada ketawa, seneng banget kaya’ nya”.
Ratna : ciye-ciye si teteh apalan lamun aya kakandana, tahu bangetlah, langsung keluar telepatinya teh, hahaha”.
Ann : iiiih Ratna kamu apaan sih” (Andah senyum-senyum Malu)”
Dude : iyaa nih si Ratna kaya’ orang gila pagi-pagi dah ketawa sendiri, padahal dia teh baru sembuh dari sakitnya karena tergila-gila sama si baim”.
Ratna : Suit-suit kompak pisan kanda Dude jeng Dinda Andah. tinggal nikahlah.haha”.
Dude : kamu tuh punya mulut bawel, cerewet, gandeng nyahooo, berisik”. (si Dude nyubit Ratna yang duduk disampingnya)
Ratna : Bae atuh A mulut-mulut Ratna lain mulut Aa da moal capek”.
Dude : Tapi capek ngadanguna nyahooo, ini kuping capek dengernya tahu”.
Ann : hehehe kalian tuh ya, gak capek apa? berantem mulu dari kemaren kaya’ Tom and Jerry”.
Dude : iya nih Ann nasib ku malang banget punya sepupu kaya’ dia”.
Ratna : enak aja, sepupu cantik kaya’ gini, baik hati, rajin menabung tidak sombong lagi”.
Dude : yaa udahlah cepetan kita kerumah, Ambu sama Abah udah nunggu buat sarapan bareng”.
Ratna : kenapa enggak bilang dari tadi si Aa teh kalau disuruh Ambu buat sarapan bareng, lapar nih, ya udah cepat kita kerumah Aa. Aa, teh Ann yuk kita kerumah Aa.
Ann : ya udah ayo kak”
Ratna : nasib-nasib yang ngajak aku, tapi yang diajak kalah si Aa’, Gusti nuagung salah naon abi nepi teu diaku kieu, nggak diakui sama sekali
“hahahaha”(Ann dan Dude kompakan ketawa karena omongan si Ratna)
Ratna : ditinggalkeun deuih, nasib-nasib”. (Ratna langsung menyusul Ann dan Dude).
Sampai nya di rumah, Dude dan Ann barengan ngucapin salam.
Dude & Andah : Assalammu’alaikum, Abah, Ambu”
“wa’alaikumsalaaaam” (Abah dan Ambu serentak menjawab salam Ann dan Dude)
Ratna : Assalamu’alaikum, Abah, Ambu. Aa ninggalkeun Ratna kalahkah angkat duduan jeng si teteh Ann, tega pisan mereka teh”.
Dude : tos lah tong ngajak pasea wae Na, sok enggal makan lain lapar tadi teh”.
Ann : iya Na, katanya tadi kamu laper”.
Abah : sudah-sudah jangan becanda terus, lebih baik kita makan dulu. Neng Ann maaf makanannya seadanya saja, lauknya Cuma ikan asin goreng, kerupuk, sayur asem sama sambel terasi”.
Ann : teu nanaon Abah, Ambu, justru abi nu hapunten, maaf tos ngarerepot sadayana dideu”(maaf buat susah semuanya yang disini)
Abah : eh si eneng tiasa sunda gening, jadi isin Abah (jadi malu Abah)
Ann : teu nanaon Abah”(nggak apa-apa abah)
Semuanya makan bareng, pagi-pagi dah menyantap makanan yang lejat dan sangat merakyat, pas banget, hawa dingin makanannya yang hangat-hangat. Setelah selesai makan Dude pamitan untuk ngantarin Ann ke perkebunan”
Dude : Ambu, Abah. Pergi dulu ya, mau ngatarin Ann ke Vila keluarganya yang diperkebunan teh Dayeuh manggung”
Abah : iya, kalian hati-hati ya di jalan, jangan ngebut bawa motornya de”
Ambu : iya Dude jangan ngebut”
Dude : iya Ambu, Abah, mana mungkin saya ngebut kalo boncengin………..
Omongan Dude dipotong sama Ratna
Ratna : Princess secantik Andah”
Andah dan Dude Cuma tersenyum
Dude : ya udah kami pergi dulu ya Ambu, Abah, Ratna. Assalamu’alaikum”
Wa’alaikumsalam Wr.Wb
Setelah jawab salam Ratna langsung teriak
Ratna : hati-hati ya kanda , jaga baik-baik dindanya” hahahaha
Dude : Ratna tuh aneh-aneh aja omongannya”
Ann : nggak pa apa kok, seorang kanda kan, memang harus jagain Dindanya” (haduh ni lebay atau gombal ya)
Dude : kamu baru sehari kenal ma Ratna udah ketularan virusnya Ratna.haha.
Ann : walaupun virusan tapi kakak suka kan???
Dude : hahaha, virusan. Lain kali pake anti virus ya
Hahaha keduanya tertawa
Dude : masih jauh Ann
Ann : nggak kak, itu Villa nya.
Nyampai di Villa
Dude : ooh, jadi ini Villa keluarga mu
Ann : iya kak, kak kaya’ nya ada Papa.
Dude : bagus dung, jadi kakak bisa kenalan sama Papa kamu, kenalan ma calon mertua.ini loo pak calon menantu Bapak yang Panggantengna.hehe
Ann : haha ngaku-ngaku ganteng padahal jelek, ayo kak masuk.
Assalamu’alaikum Dude & Ann sama-sama ngucapin Salam
Papa : Wa’alaikumsalam
Ann : Papa nggak bilang-bilang kalo mau ke Garut, katanya minggu depan. Oh ya Pa, ini kenalin teman Ann.
Papa : Teman apa temen, bilang pacar aja kok susah.
Ann : yaaaaaah, Si Papa. Tapi iya sih Pa, Calon Menantu Papa nama nya Dude
Papa : jadi kamu yang bikin anak saya nggak bisa tidur, nggak mau makan dan kerjaannya ngelamun aja. Kalo ditanya mau apa? Jawabannya malah Dude
Ann : aaaaaaah Papa, Ann Malu Pa, ya udah Ann bikin minum dulu buat Papa ma Kak Dude.
Papa : oh jadi panggilan sayangnya kakak. kalo Dude sama Ann panggilan sayangnya apa nih. Dude Cuma senyum, sementara Ann tersipu malu dan langsung pergi kedapur
Papa Ann :Nak Dude, misalnya ada kelakuan Ann yang kurang pantas, atau kurang wajar dimata nak Dude, nak Dude aja yang negur atau nasihatin Ann. maklum tu anak agak manja, keras kepala juga. Saya takut kehilangan dia, takut kalau dia salah pergaulan. Waktu saya buat dia hanya beberapa jam. Semenjak mamanya nggak ada, Ann jarang sekali mendapatkan kasih sayang layaknya anak yang lain, apalagi mendapatkan pelukan hangat dari seorang ibu, pelukan yang bisa membuat ia tenang kalo ia ada masalah, pelukan yang mampu mendamaikan hatinya.
Saya tahu pasti ia merindukan ibunya, merindukan sosok ibu yang sangat menyayanginya. Kamu pasti tahu, dan kamu pasti bisa merasakan perasaan dia, bagaimana sedihnya dia kehilangan seorang ibu dan lebih sakitnya kehilangan kasih sayang. Sayangnya orang tua laki-laki, nggak bisa sepenuhnya seperti sayang nya orang tua perempuan. Ia pernah menuliskan diari yang membuat hati saya miris. Waktu itu ia kelas dua SMA ia mendapatkan juara umum disekolahnya, biasa setiap kenaikan kelas yang harus mengambil rapot, wali murid atau orang tua murid, tapi saya nggak bisa datang karena saya harus keluar kota ada urusan kerjaan.
Yang paling saya ingat “Untuk siapa prestasiku, aku bingung bagaimana caranya membahagiakan kalian, orang tua ku, Mama jika mama bisa kembali untuku aku ingin dirimu tetap satu dengan aku. Semoga Mama tersenyum disurga sana, Papa, aku tahu Papa sibuk, semuanya Papa lakukan demi masa depanku. Terkadang aku ingin berbagi kebahagian dengan Papa, tapi Papa terlalu sibuk dengan urusan kerjaan. Seandainya waktu Papa bisa aku beli, berapapun harganya akan ku bayar, asalkan aku bisa bahagia bersama Papa” Diari itu saya baca, pas saya kekamarnya dan ingin minta maaf karena nggak bisa datang kesekolahannya, tapi Ann sudah tidur dengan nyenyak. Saya baru sadar betapa ia sangat merindukan kasih sayang orang tuanya. Saya titip Ann, ya nak Dude, jaga dia baik-baik.
Dude nampaknya ingin nangis tapi air matanya ia tahan. ia bisa merasakan bagaimana perasaan Ann, ternyata ia lebih beruntung karena masih punya orang tua yang utuh.
Dude : Ya pak saya janji, saya akan jaga Ann
Ann datang membawa tiga gelas teh hangat
Ann : Papa kenapa kok keliatannya sedih, kak Dude juga, kaya’ orang mau nangis.
Papa : nggak apa-apa kok sayang, udah nggak usah dpikirin, sini teh nya. Papa coba ya, teh buatan kamu enak apa nggak?
Ann : pasti enak dong pa, Andah kan pinter segalanya, Cuma buat teh, itu mah kecil pa
Papa : ya teh nya pasti enak, kan dibuat tulus dari hati untuk kakak tercinta. Kalo nggak enak Ann di pecat jadi calon istrinya Dude. Hahaha (semua tertawa)
Dude : Bapak bisa aja, masa dipecat
Ann : iya papa, ada-ada aja. Aku kan bukan pegawainya kak dude jadi nggak mungkin dipecat.
Papa : ya sudah, papa mau ketemu pak ridwan, kalian ngobrol saja berdua
Ann : iya pa, tapi Ann juga mau jalan-jalan keperkebunan, iya kan kak
Dude : iya pak, sekalian mau liat pemandangan disini
Papa : ooh, ya sudah kalo gitu, papa duluan ya, kalian hati-hati. Dude tolong jagain Ann
Dude : iya pak, saya kan udah janji sama bapak dan diri saya sendiri, kalo saya akan selalu menjaga Andah
Memang kenapa, apa yang harus di jagain (pikir Ann dalam hati)
Papa : makasih, assalamu’alaikum
Dude& Andah : Wa’alaikumsalam
Dude& Andah saling tatap mata, tapi Ann langsung nunduk lagi, coz malu.
Ann : kak, di minum teh nya.
Dude : iya makasih
Ann : enak nggak kak.
Dude : ehem, enak. kalo dingin gini enak banget minum teh hangat, kamu juga diminum dong
Ann : iya kak (sembari minum) mau dikasih gula nggak kak, jadiin teh manis.
Dude : nggak usah Ann, liat wajah kamu aja teh nya udah manis
Ann : kakak gombal banget.
Dude : Gombal, tapi kamu suka kan. wehe
Ann : hehe, iya sih suka. ayo kak kita jalan, katanya mau liat pemandangan
Dude : ia, kakak habisin tehnya sayang mubajir
Pas mau jalan-jalan mereka ketemu Pak Ridwan dan Istri Pak Ridwan. Pak Ridwan ini orang kepercayaan Papanya Andah.
Bu Ridwan : eh neng Andah ieu teh nya, iraha dongkap ti Bandung
Ann : muhun bu ieu andah, kamari ti Bandung
Bu Ridwan manggil Pak Ridwan
Bu Ridwan : Pak, Bapak. Buru kadieu, ieu aya neng Andah ti Bandung
Pak Ridwan : Aya neng Andah nya, aduh si eneng tos ageung kieu bu, geulis deh(ada neng Ann ya, aduh neng udah gede gini bu, cantik lagi bu)
Ann : hehe, Bapak nya muhun atuh geulis da istri ( perempuankan memang cantik Bapak)
Bu Ridwan : enya pak geulis pisan, tos ageung pak tinggal kadieuna ge sareng si Aa na, tos gaduh kabogoh ayeuna mah (iya pak cantik banget, udah gede pak, kesininya juga sama si Aa, udah punya pacar sekarang mah)
Ann&Dude Cuma senyum-senyum
Ann : oh ya bu, pak kenalin ini kak Dude
Saling kenalan dan salaman
Pak Ridwan : si eneng mah teu lengkap ngenalkeun teh nya bu (neng nggak lengkap ngenalinnya ya bu)
Bu Ridwan : nya (iya) pak, harusnya mah, kenalin pak/bu ieu Dude kabogoh abi(harusnya kenalin pak/bu ini pacar saya)
Pak Ridwan : kasep jeng geulis, cocok pisan bu tinggal nikahna nya bu( ganteng dan cantik, cocok sekali, tinggal nikahnya ya bu)
Bu Ridwan : nya Pak, cocok pisan, nya atos atuh neng bapak sareng ibu ka bumi heula nya cenah aya bapakna. Neng ngantosan di bumi(iya pak cocok sekali, ya udah atuh neng bapak dan ibu kerumah dulu katanya ada papanya neng nungguin dirumah.
Ann : nya bu, tadi papa bilang kalo mau kerumah ketemu pak Ridwan.
Bu Ridwan : mangga atuh A, neng Ann di kantun heula, ke ameng ka bumi nya.(mari A, neng Ann di tinggal dulu, nanti main kerumah)
Ann&Dude : insya Allah Pak/bu
Pak Ridwan&Bu Ridwan : Assalammu’alaikum
Ann&Dude : Wa’alaikumsalam
Dude : Ann Pak Ridwan itu siapa?
Ann : orang kepercayaan Papa, yang jagain perkebunan
Dude : ooooh, jadi perkebunan ini punya papa kamu Ann
Ann : iya
Dude : kok kamu nggak bilang sama kakak
Ann : kakak juga nggak nanya
Dude : hahaha, kamu tuh ya
Ann : Aku apa, cantik banget ya kak, hahahah (Ann lari terus di kejarin ma Dude)
Kejar-kejaran deh, guys bayangin sendiri ya gimana Ann Ma Dude kejar-kejaran di kebun teh
Ann : udah dung kak, capek lari terus.
Dude : iya, ya capek ya, katanya atlet gitu aja capek.hehe. kamu sih pake lari
Ann : kak duduk disitu yok kak, itu ada kursi.
Ann&Dude Duduk dikursi sambil menikmati pemandangan indahnya kebun teh
Dude : Ann kamu sering ke panti ya dan sering ke rumah singgah juga
Ann : kakak kok tahu, aku sering ke panti
Dude : ya tau lah, kakak tau semua aktivitas kamu apa?
Ann : jangan-jangan kakak detektif
Dude : ya detektif, detektif cinta kaliiii, kamu kenapa sering kepanti?
Ann : ya mau aja, seneng ketemu anak-anak.
Dude : kakak salut ma kamu, kamu tu peduli banget sama orang yang nggak mampu, jarang-jarang loo sekarang ada orang yang peduli sesama.
Ann : iya, selagi kita masih mampu kenapa kita nggak berbagi, paling tidak memberikan motivasi buat mereka, supaya mereka tetap semangat dalam menjalankan hidup. Kata mama kita harus peduli sama orang yang nggak mampu dan menyantuni anak yatim, dalam agama juga di ajarkan, orang yang mendustakan agama adalah orang yang menghardik anak yatim, tidak memberi makan orang miskin, dan celakalah orang yang solat, orang-orang yang melalaikan solat, orang-orang yang berbuat Ria, dan tidak mau menolong dengan barang yang berguna. Ann menjelaskan panjang lebar.
Dude : Terima kasih Ya Allah, engkau memberikan Hamba mu ini calon istri yang benar-benar solehah.
Ann : kak, aku nggak mau pulang ke Bandung, aku mau tinggal di Garut aja.
Dude : kenapa memangnya?
Ann : aku nggak mau ninggalin Garut, kasihan yang ada disini.
Dude : tenang Ann, jangankan ke Garut, ke ujung duniapun kakak akan kejar.
Ann : hahaha, kakak, meni Pd pisan. Memangnya orang Garut Cuma kakak.
Dude : iya orang Garut Cuma kakak, Cuma kakak yang kamu cinta, iyakan
Ann : aaaaaah, kakak
Dude : ayo mau bilang apa lagi???
Ann : kakak selain Pd Gombal juga
Dude : o ya?
Ann : Gombal banget
Dude : Gombal tetep happykan
Ann&Dude tertawa (hahaha)
Ann : kak, masih ingat dengan Nino
Dude : Ann, masih ingat dengan Kiandra.
Ann : kita lucu ya kak, mencari cinta, padahal cinta itu didepan mata. Dan lucunya lagi, cinta kita itu ada didua Dunia, Dunia maya dan Dunia nyata. Untungnya kak Dude itu nyata, nggak abstrak. Haha, bunga cinta yang bersemi didua Dunia, melalui dunia maya aku kenal Nino, melalui Dunia nyata aku kenal Dude dan kenal Nino.
Dude : jadinya Bunga Cinta Dua Dunia, milik Nino dan Kiandra.
Ann : haha, lucu ya kak.
Dude : Ann, kamu adalah anugerah terindah yang Allah berikan kepada kakak, kakak tidak akan pernah berhenti mengucap syukur ke pada Allah sang pemilik hati kita .karena Allah telah memberikan kamu sebagai calon istri kakak, calon istri yang insya Allah sholehah, calon istri yang cantik secantik bidadari surga. Aku sayang kamu Asmirandah, sayang kamu kiandra ku.
Ann : Alhamdulilah, aku bahagia punya calon suami sebaik kakak dan sesoleh kakak, aku juga mengucap syukur ke pada Allah. Allah memang maha pengasih maha penyayang kak. Mudah-mudahan cinta kita akan terjaga kesuciannya.
Amin YA Allah. Andah &Dude serempak.
Cerpen ini hanya fiktif
Karya: Warnieamalia dan Yunita Indriani
Ucapan terimakasih kami persembahkan kepada:
Asmirandah yang telah banyak menginspirasi kami atas cerita ini, dan terimakasih juga karena Andah telah mengijinkan nama aslinya dipakai dalam cerpen ini sebagai tokoh utama. Yaitu Andah dan Dude.
Buat kak Nur, terimakasih juga atas bantuanya, maaf kak banyak merepotkan.
Cerpen ini kami buat untuk anak-anak DAL dan specialnya untuk Andah dan Dude.
Teman-teman maaf ya, kalo tulisannya banyak yang salah, banyak yang buat kalian bingung, maklum baru belajar menulis. Jadi bahasanya nggak karuan.
Tapi tetep happy kok kalo kalian mau membaca. Hahaha. Aku maksa ya.
Kalo dijadiin FTV kami berharap yang mainnya so pasti
Asmirandah dan Dude
Ortu Andah ( Luki Alamsyah+Dina lorenza)
Ortu Dude ( Drg. Fadli + Elma Tiana)
Putri (Tika Putri)
Boy Rayendra Putra ( Boy Hamzah)
Ratna (Ratna Galih)
Dll
Setingan Bandung dan Garut.
No comments:
Post a Comment